Long Weekend Paskah, Pertamina Tambah Stok BBM dan LPG di Bali

0
147
BBM LPG
Penyaluran LPG oleh Pertamina. (ist)

balibercerita.com –
Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Bali dalam kondisi aman dan mencukupi, baik BBM maupun LPG. Hal itu untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur panjang (long weekend) tiga hari berturut-turut yaitu mulai Jumat (3/4) hingga Minggu (5/4), terkait rangkaian pekan suci umat Kristiani dari Jumat Agung, malam Paskah hingga puncaknya pada perayaan Paskah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi menegaskan bahwa seluruh infrastruktur telah disiagakan untuk menjaga kelancaran distribusi energi selama periode libur panjang ini. Pada momen libur panjang ini, kecenderungan produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat.

Baca Juga:   DPRD Bali Dorong Pariwisata Berbasis Pemberdayaan Lokal

“Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,” ucapnya.

Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek quantity and quality (QQ) BBM.

Baca Juga:   Bupati Pimpin HLM Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi Jelang Iduladha, Galungan, dan Kuningan

Pertamina telah menyiapkan penyaluran fakultatif LPG hingga 49 persen dari rata-rata penyaluran harian, dengan total mencapai 131.600 tabung untuk seluruh wilayah Bali. Jumlah ini diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan konsumsi selama long weekend sehingga masyarakat dapat menjalani libur dengan nyaman.

Di tengah meningkatnya kebutuhan energi, masyarakat juga diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja. Ahad mengingatkan agar tidak terjadi pembelian berlebihan atau panic buying yang justru dapat mengganggu stabilitas distribusi.

Baca Juga:   Kolaborasi Pengelolaan Kafe di Pantai Kedonganan Dorong Kesejahteraan Masyarakat Adat

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Selain itu, Pertamina juga kembali mengingatkan penggunaan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 kg sebagai produk subsidi diharapkan digunakan oleh masyarakat kurang mampu, sementara masyarakat mampu dianjurkan menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas. (BC5)