Denpasar, balibercerita.com –
Gangguan sistem kelistrikan interkoneksi Jawa-Bali akibat masalah kabel laut pada Jumat (2/5), dengan cepat disikapi oleh PT Jasamarga Bali Tol (JBT). Seluruh tim operasional dikerahkan untuk memastikan gerbang tol dan sistem transaksi tetap berjalan normal.
Operasional tol didukung oleh genset yang telah disiapkan sebagai cadangan daya, sementara uninterruptible power supply (UPS) menjaga kelancaran transaksi selama proses transisi dari pasokan listrik PLN ke genset.
Asisten Manager Risk Quality, Management & Corporate Communication Officer PT Jasamarga Bali Tol, I Wayan Purwajaya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna Jalan Tol Bali Mandara, dengan memastikan operasional tetap berjalan secara optimal. “Kami mengerahkan seluruh tim operasional guna menjamin setiap gerbang tol dan sistem transaksi tetap berfungsi secara normal. Hal ini didukung oleh suplai listrik dari genset yang telah disiapkan sebagai bagian dari sistem cadangan daya,” ucapnya, Sabtu (3/5).
PT Jasamarga Toll Road Maintenance (JMTM) turut melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap genset, termasuk kondisi teknis dan ketersediaan bahan bakar. Tim Teknologi Informasi PT JBT juga melakukan pemantauan ketat untuk memastikan sistem transaksi tetap lancar. Selama proses transisi dari pasokan listrik PLN ke genset, operasional sistem transaksi tetap stabil berkat dukungan Uninterruptible Power Supply (UPS) yang menjaga kelancaran layanan di setiap gardu tol.
Seluruh gerbang tol utama beroperasi normal tanpa gangguan berarti, berkat aktivasi otomatis sistem cadangan listrik. Sedangkan kondisi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang terhubung ke jaringan PLN sempat terganggu karena daya besar yang tidak tercakup oleh suplai genset. Namun, pasokan listrik untuk wilayah Nusa Dua dan Benoa telah pulih pada pukul 18.30 Wita di hari yang sama.
JBT terus berupaya meningkatkan kualitas layanan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna Jalan Tol Bali Mandara. “Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, serta mengimbau pengguna tol untuk memantau informasi terkini melalui call center 14080, aplikasi Travoy, dan akun Instagram @jasamargabalitol official,” pungkasnya. (BC5)



















