Ketua DPRD Badung Harapkan Museum Taman Perdamaian Bali Jadi Ruang Edukasi dan Refleksi Nilai Kemanusiaan

0
41
Museum Taman Perdamaian Bali
Sosialisasi rencana pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali. (ist)

balibercerita.com –
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti menghadiri sosialisasi rencana pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali yang berlangsung di Balai Banjar Pengabetan, Desa Adat Kuta pada Sabtu (2/5). Kegiatan ini mengulas rencana pembangunan museum yang akan berlokasi di kawasan Bom Bali I (eks Sari Club) sebagai ruang penghormatan bagi para korban tragedi kemanusiaan sekaligus pengingat kolektif akan pentingnya nilai perdamaian, persatuan, dan kemanusiaan.

Baca Juga:   Menkum RI Resmikan Posbankum dan Pelatihan Paralegal Se-Bali, Bupati Adi Arnawa Terima Penghargaan Pembentukan Posbankum

Dalam kesempatan tersebut, Anom Gumanti menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembangunan museum. Ia menilai, kehadiran Museum Taman Perdamaian Bali memiliki arti penting, tidak hanya sebagai penanda sejarah, tetapi juga sebagai ruang edukatif yang sarat makna bagi generasi mendatang. “Keberadaan museum ini diharapkan menjadi media pembelajaran yang mampu menghadirkan kesadaran historis, sekaligus menanamkan nilai-nilai perdamaian kepada generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga:   Badung Angelus Buana, Giri Prasta Serahkan Dana Hibah Rp53,9 Miliar ke Kabupaten Buleleng

Lebih lanjut, ia memandang museum ini memiliki potensi sebagai destinasi wisata reflektif yang tidak sekadar menghadirkan narasi sejarah, tetapi juga mengajak pengunjung untuk merenungkan nilai-nilai kemanusiaan secara lebih mendalam. “Ini bukan hanya tentang mengenang peristiwa, tetapi juga menghadirkan ruang kontemplatif agar kita semua semakin menghargai arti perdamaian dan kebersamaan,” imbuhnya.

Baca Juga:   Momentum HUT ke-68 Provinsi Bali, DPRD Soroti Isu Sampah hingga Pariwisata

Sosialisasi ini turut dihadiri unsur pemerintah, tokoh masyarakat, perangkat desa adat, serta warga setempat yang menunjukkan perhatian dan partisipasi aktif terhadap rencana pembangunan tersebut.

Melalui forum ini, diharapkan proses pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali dapat berjalan selaras dengan aspirasi masyarakat serta memberikan manfaat berkelanjutan, terutama dalam menjaga memori sejarah dan memperkuat semangat perdamaian di Pulau Bali. (adv)