Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat, Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

0
16
Jalan lingkar barat
Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta meninjau proyek salah satu ruas jalan lingkar barat, Sabtu (18/7). (ist)

balibercerita.com –
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta meninjau pelaksanaan program strategis APBD 2026, pada Sabtu (18/7). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Proyek yang ditinjau diantaranya pembangunan jalan trase Pasar Desa Adat Pecatu–Jalan Raya Uluwatu, peningkatan jalan dan drainase ruas Jalan Pecatu–Labuan Sait, pembangunan jalan trase Pura Kulat–Labuan Sait, pembangunan jalan trase Labuan Sait–Padati dan pembangunan jalan Banjar Semer–Teuku Umar Barat, ruas Jalan Pengubengan, dan Jalan Subak Kedampang. Turut hadir pada kesempatan ini, anggota DPRD Badung, I Made Sumerta, Sekda Badung, IB Surya Suamba beserta kepala OPD terkait, serta camat, lurah/perbekel setempat.

Baca Juga:   Warga California Diamankan Polsek Denpasar Selatan

Adi Arnawa menyampaikan, pembangunan jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan, khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju simpang Nirmala hingga Pecatu. Pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan. “Mudah-mudahan dengan pembangunan jalan lingkar barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala, sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Adi Arnawa berharap pembangunan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan di Kabupaten Badung, dari selatan hingga ke bagian tengah seperti Canggu dan sekitarnya. “Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membeludak. Tidak semua bisa selesai karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Baca Juga:   Selama Operasi Pasar, Harga Bawang Merah dan Cabai Besar Turun

Ia menyampaikan, sepanjang jalan yang baru dibangun akan bebas dari kabel atau jaringan utilitas guna memperindah estetika kawasan. Bupati pun memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan.

Baca Juga:   Australia Kembali Tempati Peringkat Pertama Jumlah Kedatangan Internasional ke Bali 

“Saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp2,2 triliun. (adv)