Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Pantai Lebih, Helikopter Dikerahkan Sisir Laut hingga Selat Badung

0
12
Nelayan hilang
Petugas SAR melakukan pemantauan via udara dengan helikopter. (ist)

balibercerita.com – 

Upaya pencarian terhadap nelayan yang hilang saat melaut di perairan Pantai Lebih, Gianyar, terus diintensifkan. Memasuki hari ketiga operasi pencarian pada Minggu (19/7), tim SAR gabungan mengerahkan helikopter untuk memperluas area penyisiran dari udara guna mempercepat penemuan korban.

Satu unit helikopter Bell 412 milik Finns SGi Air Bali diterjunkan dalam operasi kemanusiaan tersebut. Pengerahan armada udara ini dilakukan untuk menjangkau wilayah pencarian yang lebih luas, mulai dari perairan Gianyar hingga Selat Badung.

Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya mengatakan, penggunaan helikopter menjadi langkah strategis untuk memantau area pencarian yang mencapai sekitar 25,6 mil laut. “Pagi ini pengerahan helikopter dilakukan untuk menjangkau area pencarian yang lebih luas dari perairan Gianyar hingga perairan Selat Badung yang mencapai 25,6 mil laut. Harapannya korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.

Baca Juga:   Kartini Muda di Tabanan Pilih Bertani, Kembangkan Usaha dengan Sentuhan Digital BRImo

Selain dukungan udara, operasi pencarian juga melibatkan kekuatan personel yang cukup besar. Sebanyak 95 personel SAR gabungan diterjunkan dan dibagi ke dalam tiga search and rescue unit (SRU), yakni SRU darat, laut, dan udara.

Pencarian di laut tetap menjadi fokus utama dengan mengerahkan dua unit rubber boat yang menyisir perairan sekitar lokasi kejadian. Dukungan juga datang dari para nelayan setempat yang secara sukarela ikut membantu proses pencarian. 

Baca Juga:   Kanim Ngurah Rai Deportasi WNA Amerika karena Gelar Kelas Retreat Seksualitas

“Upaya pencarian di laut juga masih terus dilakukan. Dua unit rubber boat dikerahkan untuk mencari keberadaan korban. Tak hanya itu, kelompok nelayan setempat juga melaksanakan pencarian dengan mengerahkan 10 unit jukung pada area yang telah ditentukan,” tambah Sidakarya.

Basarnas Bali menilai kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci dalam operasi pencarian ini. Dukungan sektor swasta melalui penyediaan helikopter dinilai sangat membantu memperluas jangkauan pencarian, terutama di area laut yang cukup luas. “Kami memberikan apresiasi kepada Finns dan juga SGi Air Bali atas dukungan yang luar biasa di bidang kemanusiaan, khususnya dalam upaya pencarian dan pertolongan menggunakan helikopter,” katanya.

Baca Juga:   Jasad Wanita Asal Badung Ditemukan di Sungai Cau Belayu Tabanan

Hingga Minggu siang, korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga hari ketujuh sesuai prosedur, dengan tetap mempertimbangkan faktor keselamatan personel di lapangan.

Kondisi cuaca, arus laut, tinggi gelombang, serta kecepatan angin akan menjadi pertimbangan utama dalam setiap pergerakan tim pencarian. Harapan besar masih menyertai operasi ini agar korban segera ditemukan dan dapat dipulangkan kepada keluarganya. (BC5)