Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada Bandara Ngurah Rai, Belasan Penerbangan Bali-Jakarta Dibatalkan

0
6
Erupsi Gunung Anak Krakatau
Sejumlah penumpang di Bandara Ngurah Rai berkoordinasi dengan petugas. (ist)

balibercerita.com –
Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Hingga Minggu (6/9) pukul 10.00 Wita, sejumlah penerbangan tercatat dibatalkan dan mengalami penyesuaian jadwal. Meski demikian, pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai memastikan operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan secara umum masih berjalan normal dan optimal.

Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi mengatakan, penyesuaian penerbangan dilakukan sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Untuk penerbangan kedatangan hari ini, sedikitnya lima penerbangan dari Jakarta menuju Bali dibatalkan. Masing-masing TransNusa 8B5106 dengan rute CGK-DPS yang dijadwalkan tiba pukul 13.20 Wita, TransNusa 8B5104 pukul 09.45 Wita, serta Indonesia AirAsia QZ808 pukul 11.10 Wita, QZ806 pukul 09.00 Wita, dan QZ802 pukul 13.05 Wita.

Baca Juga:   Pantau Seleksi P3K Badung, Gus Bota Beri Pesan Ini ke Peserta

Sementara, dari sisi keberangkatan, sejumlah penerbangan dari Bali menuju Jakarta dan satu penerbangan menuju Halim Perdanakusuma juga terdampak. Garuda Indonesia GA401 rute DPS-CGK yang dijadwalkan berangkat pukul 07.00 Wita dibatalkan, sedangkan GA403 dengan jadwal keberangkatan yang sama mengalami keterlambatan.

TransNusa juga membatalkan penerbangan 8B5105 rute DPS-CGK pukul 09.10 Wita dan 8B5101 pukul 10.25 Wita. Indonesia AirAsia membatalkan QZ809 pukul 07.50 Wita, QZ807 pukul 09.30 Wita, serta QZ803 pada pukul 13.35 Wita.

Selain itu, penerbangan Citilink QG197 rute DPS-HLP pukul 10.25 Wita, Garuda Indonesia GA407 rute DPS-CGK pukul 11.55 Wita, dan Citilink QG815 rute DPS-CGK pukul 10.50 Wita juga tercatat dibatalkan. Satu penerbangan lainnya, Pelita Air IP105 rute DPS-CGK dengan jadwal keberangkatan Sabtu (5/9) pukul 19.30 Wita, turut tercatat mengalami pembatalan.

Baca Juga:   Pasporia di Discovery Mall Bali Kian Diminati, Permohonan Paspor Akhir Pekan Naik Dua Kali Lipat

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan terkait perkembangan jadwal serta penanganan calon penumpang yang terdampak. Koordinasi juga dilakukan bersama AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali turut menyiapkan layanan service recovery yang ditujukan kepada penumpang dari penerbangan terdampak yang telah berada di terminal bandara,” ujar Gede Eka.

Baca Juga:   Masterplan Penataan Pantai Bingin Dinanti, Warga Dorong Jadi Daya Tarik Wisata

Layanan tersebut disiapkan untuk membantu penumpang yang penerbangannya terdampak akibat kondisi vulkanik tersebut. Pengelola bandara juga mengimbau calon penumpang untuk tidak langsung berangkat ke bandara sebelum memastikan status penerbangannya. Penumpang diminta melakukan konfirmasi secara berkala kepada maskapai masing-masing terkait jadwal maupun kemungkinan perubahan penerbangan.

Untuk memperoleh informasi terkait layanan kebandarudaraan, masyarakat juga dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports melalui nomor 172. Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai menegaskan pemantauan kondisi ruang udara dan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan serta kelancaran operasional penerbangan tetap menjadi prioritas. (BC5)