balibercerita.com –
Selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai diberlakukan selama 24 jam sehari guna mengantisipasi lonjakan arus penumpang, dengan kapasitas terminal mencapai 24 juta penumpang per tahun. Dari sisi fasilitas, PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Ngurah Rai menyiapkan 62 konter check-in di terminal domestik dan 132 konter di terminal internasional.
Fasilitas tersebut dilengkapi 10 unit self check-in domestik dan 8 unit self check-in internasional, serta didukung 14 boarding gate internasional dan 8 boarding gate domestik untuk menunjang kelancaran layanan penumpang.
Ketua Posko Layanan Terpadu Monitoring Angkutan Nataru 2025/2026 Bandara I Gusti Ngurah Rai yang juga Deputy General Manager Airport Operation and Security Services, Ibnu Solikin menjelaskan bahwa saat ini terdapat 58 maskapai yang beroperasi di Bandara Ngurah Rai. Maskapai tersebut melayani 11 rute domestik dan 45 rute internasional, terdiri atas 20 maskapai domestik dan 38 maskapai internasional, dengan frekuensi penerbangan antara lain Garuda Indonesia sebanyak 81 penerbangan, Lion Air 94 penerbangan, Citilink 57, Pelita Air Service 14, Batik Air 52, AirAsia 28, Sriwijaya Air 4, NAM Air 11, Wings Air 77, Super Air Jet 61, serta TransNusa 12 penerbangan.
“Untuk mendukung kelancaran arus Nataru, kami menyiagakan dua posko, yakni posko lalu lintas di dekat gerbang tol dan posko utama bandara,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan, trafik penumpang selama periode Nataru 2025/2026 diprediksi mencapai 1.558.456 orang dengan total pergerakan pesawat sebanyak 9.304. Puncak pergerakan penumpang diperkirakan terjadi pada 29 Desember dengan jumlah sekitar 79.993 penumpang, sementara puncak arus balik pasca-Natal diproyeksikan berlangsung pada 4 Januari dengan sekitar 79.480 penumpang. “Secara keseluruhan, jumlah penumpang diproyeksikan tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan periode Nataru sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.498.515 penumpang,” kata Ibnu Solikin.
Untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal, sebanyak 2.303 personel dari unsur airport service, airport operation, teknis, dan supporting service telah disiagakan dengan standar operasional prosedur (SOP) yang disiapkan secara matang. Selain itu, Bandara Ngurah Rai juga akan menghadirkan hiburan bertema khusus guna meningkatkan kenyamanan dan kemeriahan suasana Nataru bagi para pengguna jasa bandara.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Winarko menyampaikan bahwa jumlah kedatangan orang asing selama periode Nataru menunjukkan kecenderungan meningkat sekitar 5–10 persen. Menyikapi hal tersebut, Imigrasi Ngurah Rai telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun penguatan personel. Pengawasan keimigrasian juga diintensifkan di seluruh wilayah kerja Kanim Ngurah Rai guna memastikan pelayanan kepada penumpang tetap optimal serta keamanan dan ketertiban tetap terjaga. (BC5)















