balibercerita.com –
Hujan deras yang disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir menyebabkan bale banten di Pura Segara Sawangan, Banjar Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, roboh. Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Senin (23/2) malam dan baru diketahui pada Selasa (24/2) pagi.
Kepala Lingkungan Sawangan, Wayan Jabut mengungkapkan, angin kencang yang melanda kawasan pesisir menjadi penyebab utama robohnya bangunan. Kondisi bangunan yang sudah tua dan rapuh turut memperparah kerusakan. “Kemungkinan tadi malam diterjang angin kencang. Bangunannya memang sudah cukup tua,” jelasnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena berlangsung saat pura dalam keadaan sepi. Kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta. Sementara itu, untuk renovasi menyeluruh kawasan pura diperkirakan membutuhkan anggaran antara Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar.
Pascakejadian, warga bersama pengurus pura langsung bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan sambil berkoordinasi mengenai langkah penanganan selanjutnya. Masyarakat berharap pemerintah dapat segera memberikan dukungan anggaran renovasi agar keberadaan pura sebagai tempat suci di kawasan pesisir Sawangan tetap terjaga.
Menurut Wayan Jabut, rencana renovasi Pura Segara sebenarnya telah diajukan melalui hibah ke pemerintah kabupaten. Namun, prosesnya belum terealisasi akibat berbagai kendala, termasuk rasionalisasi anggaran pada 2019 serta proposal terbaru yang belum disetujui. (BC5)
















