Ayam Taliwang, Cita Rasa Pedas Khas Lombok yang Melegenda

0
210
Ayam Taliwang
Hidangan ayam taliwang. (BC5)

balibercerita.com –
Pulau Lombok tak hanya terkenal dengan pantai dan alamnya yang memesona, tetapi juga memiliki warisan kuliner yang mendunia. Salah satu yang paling legendaris adalah ayam taliwang, hidangan berbahan dasar ayam kampung muda yang diolah dengan bumbu pedas khas dan dibakar hingga menghasilkan aroma menggugah selera.

Hidangan ini berasal dari daerah Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, namun kemudian menjadi ikon kuliner Lombok karena cita rasanya yang kuat dan menggigit. Proses memasaknya terbilang sederhana, namun membutuhkan ketelatenan.

Baca Juga:   Maknyossss! Sensasi Pedas Kepiting Tol Bergoyang di Kampoeng Kepiting

Ayam kampung muda dibumbui dengan campuran cabai merah kering, bawang putih, terasi, garam, serta sedikit gula merah. Setelah dibaluri bumbu, ayam dipanggang di atas bara arang hingga matang merata dan bumbu meresap sempurna.

Ciri khas ayam taliwang terletak pada sensasi pedasnya yang dominan namun tetap seimbang dengan gurihnya daging ayam. Warna merah pada permukaannya bukan sekadar hiasan, melainkan penanda kekayaan rasa dari rempah Nusantara. Biasanya, hidangan ini disajikan bersama plecing kangkung, sambal tomat, dan nasi putih hangat, perpaduan sederhana yang menghadirkan kelezatan tiada duanya.

Baca Juga:   Bali Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Puspa Negara Sebut Harus Dijaga Bersama

Kini, ayam taliwang mudah ditemui di berbagai warung dan restoran di Lombok, termasuk di kawasan kuliner Langko, Mataram. Di tempat ini, aroma bakaran khas dan rasa pedas autentik tetap dipertahankan sebagaimana resep tradisional.

Baca Juga:   Bali dan Jakarta Perkuat Aliansi Pariwisata Berkelanjutan

Dengan cita rasa yang kuat, pedas yang membangkitkan selera, dan aroma khas dari panggangan arang, masakan ini tak hanya menjadi makanan favorit warga Lombok, tetapi juga daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat kekayaan kuliner Nusantara. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini