Antisipasi Lonjakan Arus Mudik dan Wisatawan, Basarnas Siagakan 140 Personel SAR di Bali

0
16
Basarnas
Kepala Basarnas Bali saat memantau alut dan pasukan. (ist)

balibercerita.com –
Mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026/1447 H secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kondisi darurat selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Di Bali, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengawali kegiatan tersebut dengan menggelar apel kesiapsiagaan personel, alat utama (alut) serta peralatan SAR pada Jumat (13/3). Apel ini menjadi penanda dimulainya Siaga SAR Khusus yang akan berlangsung selama 17 hari, yakni dari 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Sebanyak 140 personel SAR disiagakan selama periode tersebut untuk mengantisipasi potensi keadaan darurat sekaligus memberikan respons cepat apabila dibutuhkan sewaktu-waktu.

Baca Juga:   Pandemi Tak Halangi Proses Pendidikan di Unud 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Nyoman Sidakarya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk memastikan keselamatan masyarakat, khususnya saat mobilitas meningkat selama libur Lebaran. Dalam apel tersebut juga ditekankan pentingnya kewaspadaan terhadap meningkatnya pergerakan masyarakat yang berpotensi memicu berbagai kondisi darurat.

Selain itu, berdasarkan perkiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah diprediksi masih mengalami curah hujan menengah hingga tinggi, bahkan sangat tinggi di beberapa daerah, serta adanya peningkatan ketinggian pasang air laut. “Menyikapi kondisi dan target khusus yang akan kita gelar tersebut, ada beberapa hal yang saya tekankan untuk dipedomani oleh jajaran Basarnas,” tegasnya dalam sambutan tersebut.

Baca Juga:   Unud Berencana Sentralisasi Perkuliahan di Kampus Bukit Jimbaran

Sebagai bagian dari kebijakan selama pelaksanaan Siaga SAR Khusus, seluruh personel di sektor teknis Basarnas juga tidak diperkenankan mengambil cuti tahunan selama periode siaga berlangsung. Kebijakan ini diterapkan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Dalam pelaksanaannya, personel SAR ditempatkan di sejumlah titik strategis dengan mobilitas tinggi, di antaranya di Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Celukan Bawang, Pelabuhan Padangbai, serta Pelabuhan Benoa. Tim SAR juga melakukan patroli mobiling untuk memantau aktivitas di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai serta jalur-jalur darat yang diperkirakan menjadi lintasan utama para pemudik.

Pengawasan juga dilakukan di sejumlah objek wisata di Bali yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan wisatawan selama masa libur Lebaran. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun berwisata agar selalu memperhatikan faktor keselamatan serta mematuhi aturan yang berlaku di setiap moda transportasi maupun destinasi wisata.

Baca Juga:   Bupati Adi Arnawa Lepas Mudik Gratis 2026, Bukti Kepedulian dan Keharmonisan Antarumat Beragama

“Apabila masyarakat menemukan atau mengalami kondisi yang membahayakan jiwa manusia, diharapkan segera melaporkannya kepada Basarnas melalui Call Center 115 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh tim SAR terdekat,” imbaunya.

Melalui pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran 2026/1447 H, Basarnas menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga perjalanan mudik maupun aktivitas wisata selama libur Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan selamat. (BC5)