Mangupura, balibercerita.com –
Patung dua tokoh agung Mahabharata, Krishna dan Arjuna, di Pulau Peninsula The Nusa Dua, menjadi menarik perhatian dari Konsulat Jenderal India untuk menggelar perayaan Hari Yoga Internasional pada Sabtu (21/6) sore. Pesona langit senja dengan latar megah patung Krishna bersama Arjuna dan deburan ombak Samudra Hindia menciptakan atmosfer spiritual dan budaya kelas dunia yang memukau.
Didukung penataan lingkungan yang apik, latar seni, budaya, dan keindahan alam yang berpadu harmonis, Pulau Peninsula tak hanya menjadi lokasi perayaan, tetapi juga simbol hubungan spiritual yang erat antara India dan Bali.
Konsul Jenderal India untuk Bali, Dr. Shashank Vikram mengaku terharu melihat lebih dari 1.500 peserta hadir dalam sesi yoga massal yang berlangsung penuh khidmat. Saat pertama kali ia datang dan melihat langsung patung Krisna dan Arjuna di Peninsula, ia langsung tahu tempat ini sangat istimewa. Hal ini terbukti saat dilaksanakan perayaan Hari Yoga Internasional di sini, lokasinya tidak hanya indah, tetapi juga memiliki energi spiritual yang luar biasa.
Dengan tema “Yoga for One Earth,
One Health”, yoga menurutnya bukan sekadar slogan, tetapi ajakan untuk menyatu dengan alam dan memperkuat keseimbangan jiwa dan raga. Yoga merupakan tradisi berusia lima ribu tahun dari India kuno yang menggabungkan kegiatan fisik, mental, dan spiritual untuk mencapai kesehatan holistik dengan menciptakan harmoni antara tubuh, napas, dan pikiran.
Di dunia modern dengan tekanan dan tantangan ekstrem, yoga merupakan solusi untuk menggalakkan harmoni global melalui transformasi individu. “Seperti yang Anda ketahui, yoga sangat bermanfaat, baik untuk pikiran maupun tubuh. Yoga adalah tradisi yang sangat kuno, baik di India maupun di Indonesia. Karena bahkan di India, jika Anda pergi ke prana, maka Anda akan melihat bahwa yoga ada di sana. Jadi ini adalah kesempatan yang bagus bagi kami,” katanya.
Ia berharap semakin banyak orang belajar tentang yoga dan bergabung dengan yoga. Hal ini akan bermanfaat bagi mereka, baik secara mental, fisik, maupun spiritual.
Hari Yoga Internasional yang dirayakan tahun ini memiliki skala yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Konsulat Jenderal India Bali. Hal ini membuat perayaan tahun ini dipindah dari Pulau Nusa Dharma ke Pulau Peninsula yang memiliki area cukup luas dan jaraknya bersebelahan. Di bawah naungan patung Krishna dan Arjuna, yang merupakan simbol pengendalian diri dan keteguhan, hal ini membawa vibrasi tersendiri dengan suasana sangat indah dan tentram.
Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini menjadi motivasi tersendiri bagi Konsulat Jenderal India dan komunitas yoga Bali untuk menggelar perayaan serupa tahun depan. Bahkan, Dr. Vikram berharap bisa mengajak lebih banyak orang datang dan merasakan keajaiban Peninsula. “Kalau tahun ini kita bisa mengisi tempat ini, saya yakin tahun depan kita bisa menggandakan semangatnya,” katanya optimis.
Selain Peninsula, lebih dari 50 acara yoga telah diselenggarakan di berbagai daerah di Provinsi Bali, termasuk Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, Karangasem, Bangli, Jembrana, Buleleng, dan Kota Denpasar. Sembilan
sesi praacara telah berhasil diselenggarakan di lokasi-lokasi ikonik, yaitu Monumen Bajra Sandhi Denpasar, Taman Bung Karno Tabanan, Situs Lava Batur Kintamani, Desa Penglipuran Bangli, Area persawahan Karangasem, Pura Ulun Danu Beratan Tabanan, The Blooms Garden Tabanan, Danau Tamblingan Buleleng dan Taman Air Tirta Gangga Karangasem. Konsulat Jenderal India Bali juga memperluas jangkauannya dengan menggelar beberapa acara yoga khusus di Makassar, Sulawesi Selatan, Palu, Sulawesi Tengah, dan Mataram, Nusa Tenggara Barat yang melibatkan para ahli dan penggemar yoga dari seluruh Indonesia.
Group Head Commercial & Relation The Nusa Dua ITDC, Made Purnama Damayanti mengapresiasi komitmen para peserta dalam menjaga kesehatan serta berkontribusi untuk bumi dan kehidupan yang lebih baik. Ia juga menyampaikan penghargaan atas perayaan Hari Yoga Internasional ke-11 tahun ini yang melambangkan semakin eratnya ikatan antara ITDC dan Konsulat Jenderal India. “Kolaborasi ini merupakan bukti dari kuatnya ikatan budaya dan rasa saling menghormati antara kedua negara,” ujarnya. (BC5)

















