
balibercerita.com –
Suasana sebuah hotel di kawasan Jalan Nakula, Legian, Kuta, mendadak menjadi perhatian petugas gabungan pada Rabu (1/7). Seorang perempuan warga negara asing (WNA) asal Australia bernama Alexandria Lindsay Bell (55) terpaksa diamankan setelah dilaporkan membuat tamu hotel merasa tidak nyaman akibat perilakunya yang tidak biasa.
Menurut informasi yang dihimpun, Alexandria baru beberapa hari menginap di Casa Dasa Hotel setelah sebelumnya berpindah dari penginapan lain. Selama berada di lokasi tersebut, ia kerap terlihat berbicara sendiri, berteriak-teriak, dan menunjukkan perilaku yang membuat tamu maupun staf hotel merasa khawatir.
Laporan dari pihak hotel kemudian diteruskan kepada aparat setempat hingga ditindaklanjuti oleh petugas gabungan yang terdiri dari Linmas, Trantib Kecamatan Kuta, aparat Kelurahan Legian, serta unsur terkait lainnya.
Kasi Trantib Kecamatan Kuta, I Nyoman Putra Arya Wirayudha mengatakan, pihaknya turun langsung ke lokasi setelah menerima laporan mengenai adanya tamu yang diduga mengalami gangguan psikologis. “Laporan itu disampaikan oleh pihak hotel karena yang bersangkutan dianggap mengganggu kenyamanan tamu lain. Kami kemudian melakukan pendampingan bersama aparat terkait,” ujarnya.
Saat ditemui petugas, perempuan tersebut tidak melakukan perlawanan maupun tindakan agresif. Namun, ia beberapa kali terlibat adu argumen dan terus mengulang perkataan yang sama saat diajak berkomunikasi.
Dari pengamatan awal, petugas menduga perempuan tersebut mengalami kondisi psikologis tertentu. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena membutuhkan pemeriksaan medis lebih lanjut. “Perilakunya cenderung berulang-ulang dan mengarah pada kondisi depresi. Namun kami tidak bisa menyimpulkan sebelum ada pemeriksaan dari tenaga medis,” jelas Arya.
Petugas juga mencium bau alkohol saat berinteraksi dengan yang bersangkutan. Kondisi itu membuat petugas belum dapat memastikan apakah perilaku yang ditunjukkan dipengaruhi konsumsi minuman beralkohol atau berkaitan dengan kondisi kesehatan mental.
“Masih tercium bau alkohol saat berbicara. Bisa jadi karena pengaruh alkohol, tetapi gejala yang ditunjukkan juga mengarah pada kondisi depresi. Karena itu kami membawanya ke RSUP Prof. Dr. IGNG. Ngoerah untuk observasi lebih lanjut,” tambahnya.
Diketahui, Alexandria berada di Bali seorang diri tanpa pendamping. Untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan sekaligus menjaga ketertiban umum, petugas memutuskan membawa perempuan tersebut ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan dan pemeriksaan medis yang memadai.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat aparat dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif di kawasan pariwisata Kuta, sekaligus memastikan WNA yang bersangkutan memperoleh penanganan yang sesuai dengan kondisinya. (BC5)


















