Lanang Umbara Dampingi Wabup Alit Sucipta Hadiri Upacara Ngeratep Petapakan di Pura Dalem Bebalang Desa Carangsari

0
4
Lanang Umbara
Lanang Umbara mendampingi Wabup Bagus Alit Sucipta menghadiri upacara ngeratep petapakan di Pura Dalem Bebalang, Carangsari, Rabu (10/6). (ist)

balibercerita.com –
Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung, I Gusti Lanang Umbara mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta menghadiri upacara ngeratep petapakan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang pada Rabu (10/6).

Upacara ngeratep petapakan tersebut merupakan bagian dari rangkaian upacara keagamaan yang dilaksanakan setelah selesainya prosesi ngodak sesuhunan. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh tokoh adat, tokoh masyarakat, prajuru desa adat, serta krama Desa Adat Carangsari.

Kehadiran unsur pemerintah daerah dalam upacara tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian adat, budaya, dan tradisi keagamaan yang hingga kini tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Bali, khususnya di Kabupaten Badung.

Baca Juga:   Suara Batu Kerug di Pura Ini Dipercaya Sebagai Tanda Mulainya Musim Hujan  

Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung, I Gusti Lanang Umbara menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pangempon pura, serta masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan seluruh rangkaian karya keagamaan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh panitia, pangempon pura, dan krama Desa Adat Carangsari yang telah menunjukkan semangat ngayah dan kebersamaan yang luar biasa. Nilai-nilai tersebut merupakan kekuatan utama masyarakat Bali dalam menjaga kelestarian adat, budaya, dan tradisi di tengah dinamika perkembangan zaman,” ujarnya.

Baca Juga:   Di Puncak HUT Ke-57 ST Bhakti Yowana Loka, Adi Arnawa Ingatkan Sekaa Teruna Untuk Bersatu

Menurutnya, pelaksanaan upacara keagamaan tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat identitas budaya dan menjaga keberlanjutan warisan leluhur yang diwariskan secara turun-temurun. “Pelaksanaan upacara seperti ini bukan semata-mata ritual keagamaan, melainkan juga sarana mempererat persaudaraan, memperkuat rasa memiliki terhadap budaya, serta menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal Bali,” tambahnya.

Lanang Umbara juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir dan memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan adat dan keagamaan sebagai bagian dari upaya menjaga serta melestarikan jati diri masyarakat Bali.

Baca Juga:   Pura Beji Sangsit, Bukti Kecerdasan Leluhur Orang Bali

Prosesi ngeratep petapakan merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian karya di pura yang memiliki makna penyucian sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual. Pelaksanaannya mencerminkan komitmen masyarakat adat dalam menjaga kesinambungan tradisi dan budaya yang diwariskan oleh para leluhur.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan melalui keterlibatan krama desa dalam setiap tahapan upacara menjadi cerminan kuatnya nilai kebersamaan dan manyama braya yang tetap terpelihara di tengah kehidupan masyarakat Desa Adat Carangsari. (adv)