Isu Estafet Kepemimpinan Badung, Adi Arnawa dan Gus Bota Kompak Bantah Retak

0
19
Adi Arnawa dan Gus Bota usai Koordinasi dan Evaluasi Percepatan PSBS di Sektor Pariwisata, di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (7/5). (ist)

balibercerita.com –
Pernyataan I Nyoman Giri Prasta yang sempat menyerukan Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta atau Gus Bota untuk merebut kursi Bupati Badung mendapat tanggapan dari Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. Dirinya menegaskan hubungan dirinya dengan Gus Bota tetap harmonis dan solid dalam menjalankan pemerintahan di Kabupaten Badung.

Menurut Adi Arnawa, pernyataan yang disampaikan Giri Prasta yang kini menjabat Wakil Gubernur Bali tersebut lebih mengarah pada mekanisme kaderisasi di internal PDIP. Ia menyebut, dalam tradisi partai, posisi wakil bupati memang memiliki prioritas untuk melanjutkan kepemimpinan setelah masa jabatan bupati berakhir.

“Mungkin saja yang disampaikan Pak Wagub waktu itu, kalau dilihat dari mekanisme partai kami (PDIP), setelah bupati yang mendapat prioritas itu wakil bupati. Nah logikanya kalau tidak ada masalah, pasti dua periode. Itu mungkin maksudnya Pak Wakil Gubernur,” ujar Adi Arnawa, Kamis (7/5).

Baca Juga:   Pastikan Horeka Pilah Sampah: Bupati Badung Turun Langsung ke Kuta, Wabup Pantau Pengelolaan Sampah di Tuban

Bupati asal Pecatu tersebut juga membantah adanya keretakan hubungan dengan Gus Bota. Ia menilai, pernyataan mantan Bupati Badung itu lebih sebagai sinyal estafet kepemimpinan yang mulai dipersiapkan sejak dini.

Adi Arnawa menegaskan komunikasi politik dan hubungan kerja dengan Gus Bota berjalan sangat baik. Ia juga membantah jika dirinya dianggap menepis pernyataan yang sebelumnya disampaikan Giri Prasta terkait peluang Gus Bota memimpin Badung di masa mendatang. Menurutnya, dinamika yang berkembang saat ini lebih banyak muncul dari persepsi publik maupun media.

Baca Juga:   Giri Prasta Serukan Gus Bota Jadi Bupati Badung

“Bukan berarti Pak Wabup akan langsung seperti itu. Yang jelas hubungan kami cukup baik. Teman-teman inilah yang membuat itu,” kilah Adi Arnawa sambil tersenyum.

Sementara itu, Gus Bota memandang pernyataan Giri Prasta tersebut sebagai bentuk harapan terhadap keberlanjutan kepemimpinan di Kabupaten Badung. Meski demikian, ia menegaskan fokus utamanya saat ini tetap mendampingi Adi Arnawa menjalankan roda pemerintahan.

“Seperti yang sudah disampaikan saat kegiatan itu, maksud Pak Wagub itu nantinya astungkara setelah dua periode. Kemungkinan besar saya ada peluang untuk maju dan kalau diberikan amanah oleh masyarakat tentu menggantikan Bapak Adi Arnawa atau estafet kepemimpinan,” ujar Gus Bota.

Baca Juga:   Apresiasi Badung Education Fair 2025, Ketua DPRD Badung Sebut Wadah Inovasi dan Kolaborasi Pendidikan

Ia juga memastikan hubungan dirinya dengan Adi Arnawa tetap solid. Bahkan keduanya disebut memiliki komitmen untuk terus bersama hingga dua periode kepemimpinan. “Kami tetap solid untuk maju dua periode,” tegasnya.

Sebelumnya, Giri Prasta sempat menyerukan nama Gus Bota sebagai calon Bupati Badung di hadapan ribuan anggota saat kegiatan di Wantilan Serbaguna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Selasa (5/5). Menurutnya, peluang tersebut dapat terwujud melalui soliditas antara Baladika Bali dan Laskar Bali yang kini berada dalam satu aliansi Bali Angunggah Shanti. (BC9)