Distribusi Energi Aman Selama Lebaran 2026, Kecelakaan di Bali Ikut Menurun

0
158
Distribusi energi
Mobil tangki Pertamina. (ist)

balibercerita.com –
Di balik kelancaran arus mudik dan balik Idulfitri 2026 di Bali serta menurunnya angka kecelakaan, ada peran krusial distribusi energi yang terjaga. Pertamina Patra Niaga melalui Satgas RAFI 2026 memastikan pasokan tetap aman selama periode krusial tersebut, hingga akhirnya resmi menutup masa tugas pada 1 April lalu.

Satgas RAFI 2026 sendiri telah berlangsung sejak 9 Maret, dengan fokus menjaga kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah operasional Pertamina, termasuk Bali yang mengalami dinamika konsumsi selama Ramadan dan Idulfitri.

Selama periode tersebut, mobilitas masyarakat di Bali terpantau lancar. Bahkan, angka kecelakaan tercatat menurun dibandingkan tahun sebelumnya berdasarkan data Polda Bali. Selain optimalnya pengaturan lalu lintas, faktor pendukung seperti ketersediaan energi dan fasilitas istirahat turut berkontribusi dalam menekan risiko kecelakaan di jalan.

Baca Juga:   Bahas LKPJ Bupati 2025, Komisi II DPRD Badung Soroti Rendahnya Serapan Anggaran

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan bahwa stok BBM, LPG, dan avtur selama masa satgas berada dalam kondisi aman, dengan ketahanan berkisar antara 8 hingga 15 hari, tergantung produk dan wilayah. Untuk memastikan kelancaran distribusi, Pertamina mengoperasikan berbagai infrastruktur di Bali, mulai dari dua terminal BBM (fuel dan integrated terminal), 214 SPBU, 4 SPBUN, 147 agen LPG, hingga satu aviation fuel terminal. Seluruh operasional ini dipantau melalui sistem monitoring yang aktif selama 24 jam penuh.

Baca Juga:   Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp1,49 Miliar

Tak hanya menjaga pasokan, Pertamina juga menghadirkan layanan tambahan bagi pemudik melalui Serambi MyPertamina. Bali menjadi salah satu dari dua wilayah terpilih di Regional Jatimbalinus, dengan lokasi di Bandara Ngurah Rai. Kehadiran layanan ini menarik perhatian karena menyediakan fasilitas porter gratis bagi para pemudik.

Ahad menegaskan, hasil evaluasi Satgas RAFI 2026 akan menjadi pijakan untuk meningkatkan keandalan distribusi energi ke depan. “Kami akan terus meningkatkan layanan, terutama di wilayah dengan tantangan geografis dan lonjakan konsumsi, agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” imbuhnya.

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran operasional selama masa satgas. Ia mengungkapkan, konsumsi LPG di Bali meningkat 3,8 persen dibandingkan kondisi normal. Sebaliknya, konsumsi BBM jenis gasoline dan avtur mengalami penurunan, seiring berkurangnya jumlah pemudik dibanding tahun lalu. Penurunan juga terjadi pada gasoil akibat menurunnya aktivitas industri selama libur panjang.

Baca Juga:   Cegah Salah Scan QRIS, BPD Bali Bagikan Langkah Aman Bertransaksi Digital

“Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh stakeholders, baik dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Hiswana Migas, serta rekan-rekan media. Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh tim Pertamina yang siaga penuh, serta keluarga mereka yang turut mendukung kelancaran operasional selama masa satgas,” ujar Yudha. (BC5)