15 Karya Sekaa Teruna Berebut Juara Festival Ogoh-ogoh GWK 2026, Ini Hasilnya

0
189
Festival Ogoh-ogoh GWK
Salah satu ogoh-ogoh yang ditampilkan dalam Festival Ogoh-ogoh yang digelar GWK Cultural Park, Minggu (22/3). (ist)

balibercerita.com –
Sebagai landmark budaya Bali, GWK Cultural Park terus membuka ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas dan identitas budayanya melalui penyelenggaraan festival ogoh-ogoh. Hingga saat ini, festival tersebut telah digelar sebanyak enam kali. Dalam pelaksanaannya tahun ini, peserta yang berhasil melewati proses kurasi ada 15 sekaa teruna (ST) di Kecamatan Kuta Selatan, yang memperebutkan juara.

Direktur Operasional GWK Cultural Park, Ch Rossie Andriani menyampaikan, pelaksanaan festival ogoh-ogoh tahun ini bukan sekadar memberikan panggung untuk pertunjukan melainkan sebagai ruang apresiasi. Bahkan mencerminkan terjalinnya kolaborasi yang baik antara peserta, komunitas, dan tim penyelenggara.

Penampilan salah satu sekaa teruna berikut karya ogoh-ogohnya. (ist)

“Melalui festival ini, GWK berupaya menghadirkan ruang yang terbuka bagi karya-karya yang lahir dari masyarakat Bali sekaligus menjadi etalase budaya yang dapat dinikmati oleh pengunjung lokal maupun mancanegara,” ujarnya.

Baca Juga:   Ketua DPRD Badung Hadiri Karya Mecaru dan Melaspas di Pura Dalem Kahyangan Kuta

Rosie menerangkan, melalui festival ini GWK ingin memperkuat budaya Bali dimata dunia. Festival budaya ini pun diharapkan dapat terus berlanjut agar animo masyarakat terhadap akang seni semakin meningkat. “Kami ingin generasi muda sebagai motor untuk tetap menjaga budaya Bali yang adi luhung ini. Maka, dengan festival ini, kami berharap budaya Bali terus berkembang tanpa tergerus dengan kemajuan jaman,” harapnya.

Tak hanya ogoh-ogoh, peserta festival juga menampilkan fragmentari yang apik. (ist)

Berbeda dengan tahun lalu, pada 2026 ini jumlah peserta meningkat. Festival ogoh-ogoh ini diikuti oleh 15 sekaa teruna berdasarkan hasil kurasi dari 33 peserta yang mendaftarkan diri. Sementara di tahun lalu hanya ada 13 peserta. “Peningkatan jumlah peserta ini karena festival sudah semakin dikenal dan banyak generasi muda berpartisipasi,” paparnya.

Baca Juga:   Semarak Agustusan di Destinasi Candi dan TMII

Adapun peserta yang mengikuti festival yakni ST Madya Utarayana, ST Kartika Krama Duta Yowana, ST Canthi Werdi, ST Yowana Pratyaksa, ST Yowana Giri Shanti, ST Yowana Dharma, ST Giri Mustika Werdhi, ST Widya Sala, ST Setya Budhi, ST Widya Dharma, ST Jaladi Kusuma Yowana, ST Yowana Werdi Kusuma, ST Yowana Werdhi Sentana, ST Satya Yowana Jagadita, dan ST Yowana Satya Laksana.

Baca Juga:   Unik, Pura di Tengah Kolam Taman Mumbul Sangeh

Dari 15 peserta tersebut dipilih empat juara, yakni Juara I, II, III, dan juara favorit. Juara I festival ogoh-ogoh tahun ini diraih oleh Sekaa Teruna Yowana Pratyaksa dari Banjar Bualu dengan judul ogoh-ogoh “Roga Sanggara Bumi”, disusul juara kedua yang diraih oleh Sekaa Teruna Setya Budhi dari Banjar Ubung dengan judul ogoh-ogoh “Pragola Mayuda Pralaya”, serta juara ketiga oleh Sekaa Teruna Widya Dharma dari Banjar Tengah dengan judul ogoh-ogoh “Asuri Bava”. Sementara itu, juara favorit pilihan pengunjung juga diraih oleh Sekaa Teruna Yowana Pratyaksa dari Banjar Bualu. (BC9)