Beranda Umum Truk Bermuatan Pasir Masuk Jurang di Pecatu, Dua Korban Dievakuasi

Truk Bermuatan Pasir Masuk Jurang di Pecatu, Dua Korban Dievakuasi

0
Pecatu
Petugas Basarnas mengevakuasi sopir yang mengalami kecelakaan. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Sebuah truk pengangkut pasir mengalami kecelakaan dan terjun ke jurang sedalam kurang lebih lima meter di kawasan Padang-Padang, Desa Pecatu, Kuta Selatan, pada Sabtu (21/6), sekitar pukul 12.05 Wita.

Insiden bermula ketika truk tidak mampu menanjak dan akhirnya tergelincir. “Truk tersebut tengah mengangkut material menuju proyek. Diduga as roda patah hingga menyebabkan kendaraan terperosok ke jurang,” ujar Kadek Perdana Yasa, koordinator lapangan di lokasi kejadian.

Baca Juga:   Hari Kedua Operasi SAR, Empat Jenazah Korban Banjir Ditemukan di Muara Tukad Badung

Kecelakaan ini mengakibatkan dua orang menjadi korban. Satu korban berhasil dievakuasi terlebih dahulu dengan dugaan patah tulang lengan kanan, namun dalam kondisi stabil. Ia langsung dirujuk ke RS Prof. Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, sopir truk yang bernama Hasbi (45), asal Montong Are, Kecamatan Kediri, Lombok NTB, mengalami luka cukup serius karena terjepit di bagian kaki.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar menerima laporan permintaan bantuan pada pukul 12.35 Wita dari pihak Klinik Lotus. Sebanyak tujuh personel SAR langsung diberangkatkan ke lokasi, dan tiba sekitar 30 menit kemudian.

Baca Juga:   Lusi Damai Angkat Citra Endek Bali

Proses evakuasi melibatkan tim medis dari Klinik Nusa Medika. Tim medis terlebih dahulu menstabilkan kondisi sopir dengan memberikan oksigen dan infus sebelum tim SAR gabungan melakukan upaya ekstrikasi atau pelepasan dari himpitan menggunakan peralatan khusus.

Evakuasi berlangsung cukup menantang, namun pada pukul 15.05 Wita korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam truk dalam keadaan sadar. Hasbi diduga mengalami patah tulang pada kedua kakinya serta luka terbuka. Tim medis melakukan pembidaian sebelum korban dibawa ke RS Prof. Ngoerah menggunakan ambulans Klinik Nusa Medika.

Baca Juga:   750 Pedagang Pantai Kuta Terdata, Penataan Kawasan Pesisir Mulai Diperketat

Operasi penyelamatan ini melibatkan sejumlah unsur, termasuk Polsek Ungasan, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Ungasan, Linmas Pecatu, tim medis, serta warga sekitar yang turut membantu proses evakuasi. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini