Beranda Umum 10 Juta Lebih Orang Melintas di Bandara Ngurah Rai, 574 WNA Ditolak...

10 Juta Lebih Orang Melintas di Bandara Ngurah Rai, 574 WNA Ditolak Masuk Bali

0
Bandara Ngurah Rai
Penumpang disambut tarian di Bandara Ngurah Rai. (ist)

balibercerita.com –
Derasnya arus orang yang masuk dan keluar Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap menjadi perhatian jajaran imigrasi. Hingga akhir Agustus 2026, sebanyak 10.229.948 orang tercatat melintas di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Ngurah Rai.

Di tengah tingginya mobilitas tersebut, Imigrasi juga mencatat 574 WNA ditolak masuk ke Bali karena tidak memenuhi ketentuan keimigrasian. Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Muhamad Novyandri mengatakan, angka perlintasan tersebut merupakan akumulasi selama periode 1 Januari hingga 31 Agustus 2026.

Meski mengalami penurunan sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlahnya tetap menunjukkan tingginya mobilitas internasional melalui Bali. Dari total tersebut, sebanyak 5.101.550 orang tercatat sebagai kedatangan. Jumlah ini turun 2 persen secara year on year. Kedatangan terdiri atas 4.639.196 WNA, 318.294 WNI, dan 144.060 kru.

Baca Juga:   TPST Padang Seni Masih Tahap Penyempurnaan

Khusus kedatangan WNA, penurunannya tercatat dua persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara kedatangan WNI turun 4 persen, sedangkan jumlah kru justru meningkat 2 persen.

Pada arus sebaliknya, sebanyak 5.128.398 orang tercatat meninggalkan Bali melalui TPI Bandara Ngurah Rai. Angka tersebut juga turun 2 persen secara tahunan. Keberangkatan terdiri atas 4.679.128 WNA, 303.864 WNI, dan 145.406 kru.

Baca Juga:   Pelawatan Barong Terbakar di Seminyak, Bendesa: Ini Murni Human Error

Besarnya arus perlintasan tersebut berjalan beriringan dengan pengawasan keimigrasian. Selain menolak masuk 574 WNA, Imigrasi Ngurah Rai juga melakukan penundaan keberangkatan terhadap 570 WNI/WNA.

Dari jutaan WNA yang masuk melalui Bandara Ngurah Rai, Australia masih menjadi pasar terbesar. Selama 8 bulan pertama 2026, jumlah kedatangan WNA Australia mencapai 1.171.531 orang. China berada di posisi kedua dengan 418.373 orang, disusul India 363.940, Inggris 206.333, Korea Selatan 203.569, Rusia 189.432, Amerika Serikat 188.302, Prancis 157.741, Jepang 143.207, dan Malaysia 138.362 orang.

Baca Juga:   Pemberlakuan VOA Disambut Antusias Pelaku Kawin Campur 

Data tersebut memperlihatkan kuatnya pergerakan wisatawan dari berbagai negara menuju Bali. Australia bahkan mencatat selisih yang cukup jauh dibandingkan negara-negara lain dalam daftar 10 besar kedatangan WNA.

Di sisi lain, tingginya mobilitas internasional tersebut membuat pemeriksaan dan pengawasan keimigrasian menjadi bagian penting dalam menjaga tertibnya lalu lintas orang di pintu masuk Bali. Novyandri menegaskan, Imigrasi Ngurah Rai terus menjalankan fungsi pelayanan sekaligus pengawasan sesuai ketentuan perundang-undangan. Setiap pelintas tetap harus memenuhi persyaratan yang berlaku sebelum diperbolehkan masuk maupun melanjutkan perjalanan dari Bali. (BC5)