Shealth AI Jajaki Kolaborasi di Indonesia, Dorong Transformasi Rumah Sakit Pintar dan Medical Tourism Bali

0
3
Shealth AI
Diskusi monitoring dan evaluasi Medical Wellness Tourism di Puri Santrian Hotel. (ist)

balibercerita.com –
Dalam upaya memperkuat kapabilitas rumah sakit dan klinik dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih presisi dan berbasis teknologi, perusahaan teknologi kesehatan asal Dubai, Shealth AI, memulai serangkaian diskusi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem kesehatan yang inklusif dan terintegrasi, sejalan dengan implementasi platform Satu Sehat.

Kolaborasi yang bersifat top-down menjadi fokus utama dalam inisiatif tersebut. Sejumlah penjajakan kemitraan telah dilakukan bersama Bali Tourism Medical Association (BTMA) dan berbagai asosiasi rumah sakit lainnya guna mempercepat adopsi teknologi kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

“Dengan membuka peluang sinergi global dan mendorong layanan rumah sakit untuk menuju menjadi rumah sakit pintar, saya mendukung kemajuan industri kesehatan khususnya medical tourism, dengan salah satunya membuka kolaborasi dengan Shealth AI untuk mendukung kemajuan rumah sakit pintar di Bali,” kata Ketua BTMA, Dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes., di sela-sela diskusi, Jumat (10/7).

Baca Juga:   Jawab Kebutuhan Masyarakat, Aqua Kini Hadir 1 Liter

Dukungan terhadap transformasi digital layanan kesehatan juga ditegaskan oleh pihak Shealth AI. Direktur Keuangan Shealth AI, Aneri menyampaikan bahwa tujuan utama perusahaan adalah menghadirkan teknologi diagnostik berbasis AI yang mampu membantu rumah sakit dan klinik memberikan pelayanan yang lebih cepat, akurat, serta terstandarisasi. “Kami hadir untuk melengkapi ekosistem yang sudah ada, agar kualitas pelayanan masyarakat meningkat secara signifikan,” sebutnya.

Hal senada disampaikan Associate Vice President – AI Strategy and Healthcare Operation, Vinod. Menurutnya, solusi radiologi yang dikembangkan SHEALTH tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga dapat mendukung layanan kesehatan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali maupun daerah lain di Indonesia. “Setiap pasien memiliki hak untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan benar,” ujarnya.

Baca Juga:   Kasus Tinggi dan Gejalanya Sering Diabaikan, Tumor Otak Jadi Ancaman Serius

Sebagai wujud nyata dari komitmen bersama tersebut, BTMA dan Shealth AI juga melakukan penandatanganan kerja sama dalam kegiatan diskusi tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas tenaga medis sekaligus mendorong kemajuan industri kesehatan nasional. “Solusi ini tentu membangkitkan dan meningkatkan bisnis bagi rumah sakit. Tidak hanya berdampak bagi dokter dan pasien, namun bagus juga untuk bisnis,” ucap Perwakilan Shealth AI Indonesia, Temmy Debora.

Untuk diketahui, Shealth AI merupakan perusahaan teknologi kesehatan yang berfokus pada transformasi diagnostik melalui integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan solusi teleradiologi canggih. Dengan menggabungkan teknologi AI terkini dan keahlian radiolog berpengalaman, perusahaan ini menghadirkan solusi pencitraan medis yang aman dan efisien bagi rumah sakit, pusat diagnostik, serta sistem kesehatan di berbagai pasar global.

Dalam proses ekspansinya di Indonesia, kepatuhan terhadap regulasi menjadi fondasi utama yang terus dijaga. Saat ini, komunikasi intensif tengah dilakukan dengan Kementerian Kesehatan serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Pembahasan difokuskan pada pemetaan kebutuhan teknologi yang selaras dengan peta jalan transformasi digital kesehatan nasional, termasuk memastikan seluruh sistem yang dikembangkan dapat terintegrasi dengan platform Satu Sehat.

Baca Juga:   Epilepsi Bisa Disembuhkan, Dokter Ungkap Penanganan Hingga Operasi Otak

Melalui dialog tersebut, Shealth AI berupaya memastikan setiap inovasi yang dibawa ke Indonesia tidak hanya menghadirkan teknologi mutakhir, tetapi juga menjamin keamanan data, tata kelola yang baik, serta mendukung kedaulatan data kesehatan nasional. Sebagai perusahaan global yang telah berpengalaman di kawasan Timur Tengah, Shealth AI membawa standar teknologi kelas dunia yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional rumah sakit dan klinik. Fokus utamanya adalah memudahkan tenaga medis dalam melakukan diagnosis yang lebih presisi sehingga memberikan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan lebih besar bagi pasien. (BC5)