Profesor dari Berbagai Kampus Ramaikan Kejuaraan Tenis ATPI 2026 di Undiksha

0
2
Tenis ATPI
Suasana pembukaan Kejuaraan Tenis Asosiasi Tenis Profesor Indonesia 2026. (ist)

balibercerita.com –
Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menggelar Kejuaraan Tenis Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI) 2026. Turnamen dibuka pada Kamis (11/6) malam. Kegiatan berskala nasional ini diikuti sekitar 110 profesor yang berasal dari 28 perguruan tinggi negeri maupun swasta di berbagai wilayah Indonesia.

Prosesi pembukaan berlangsung semarak sekaligus menandai dimulainya rangkaian pertandingan tenis yang akan berlangsung di sejumlah venue di Kabupaten Buleleng. Tidak hanya menjadi ajang olahraga, kejuaraan ini juga dimanfaatkan sebagai wadah memperkuat relasi antarakademisi dan memperluas peluang kerja sama antarperguruan tinggi.

Rektor Undiksha, I Wayan Lasmawan menyebut, pihaknya merasa terhormat dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai kehadiran profesor dari berbagai institusi pendidikan tinggi membuka kesempatan besar untuk membangun sinergi yang lebih kuat.

Baca Juga:   Unud dan Kemenkum Bali Bersinergi, Dorong Kebijakan Daerah Berbasis Data dan Kearifan Lokal

“Kejuaraan ini bukan sekadar pertandingan tenis. Pertemuan para profesor dari berbagai perguruan tinggi menjadi ruang yang sangat baik untuk memperkuat jejaring, berbagi gagasan, dan membuka peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan tinggi,” ujarnya.

Pada kejuaraan ATPI 2026, terdapat dua kategori pertandingan yang diperlombakan, yaitu ganda profesor eksekutif dan ganda putra profesor. Seluruh laga digelar di tiga lokasi berbeda, meliputi Lapangan Tenis Kampus Utama Undiksha di Jalan Udayana Singaraja, Lapangan Tenis GOR Bhuana Patra, dan GOR Tenis Indoor Undiksha di Desa Jinengdalem.

Baca Juga:   Serahkan SK 25 Kepala Sekolah, Bupati Adi Arnawa Tekankan Integritas dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Ketua Umum Asosiasi Tenis Profesor Indonesia, Suharnomo mengatakan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai strategis di luar aspek kompetisi olahraga. Menurut dia, ATPI ingin menghadirkan ruang interaksi yang lebih cair bagi akademisi dari berbagai perguruan tinggi agar dapat bertukar ide dan memperkuat kolaborasi.

“Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antarakademisi dapat semakin erat. Dari pertemuan-pertemuan informal sering kali lahir ide, gagasan, dan kolaborasi yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi,” katanya.

Baca Juga:   Undiksha Buka Jalur SNBT 2026, Peluang Masuk PTN Masih Terbuka

Selain agenda pertandingan, panitia juga menyelenggarakan seminar keolahragaan dengan menghadirkan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti), Nurdin Halid sebagai pembicara. Seminar tersebut mengulas peran olahraga, sport science, serta kesehatan dalam menunjang produktivitas kalangan akademisi.

Melalui penyelenggaraan Kejuaraan Tenis ATPI 2026, Undiksha tidak hanya menjadi lokasi berlangsungnya pertandingan para profesor, tetapi juga menjadi ruang yang mendorong penguatan kolaborasi, kebersamaan, dan gaya hidup sehat di lingkungan perguruan tinggi Indonesia. (BC13)