Nyekah Massal di Baturiti, Giri Prasta Serahkan Sumbangan Pribadi Rp30 Juta

0
264
Giri Prasta
Giri Prasta saat menghadiri Nyekah Massal di Desa Adat Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. (ist)

Tabanan, balibercerita.com – 

Bertepatan dengan rahina Buda Wage Merakih, Rabu (27/7), Ketua MGPSSR Provinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta menghadiri upacara Nyekah Massal di Desa Adat Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Diantaranya hadir di acara tersebut, anggota DPRD Provinsi Bali, I Gde Ketut Nugrahita Pendit, Bendesa Adat Baturiti I Nyoman Regita, Ketua Panitia, I Ketut Sukarma serta tokoh masyarakat setempat. Sebagai bentuk motivasi dan perhatian dari Ketua MGPSSR Provinsi Bali, Giri Prasta menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp30 juta.

Dalam sambrama wacananya, Giri Prasta yang juga Bupati Badung ini menyampaikan apresiasi dan dukungan atas semangat persatuan yang telah ditunjukkan krama Desa Adat Baturiti dalam melaksanakan Upacara Pitra Yadnya Nyawa Wedana lan Nyekah. Pihaknya sangat mendukung dan berharap upacara ini berjalan dengan lancar dan baik. 

Baca Juga:   Program Kelayu Sekaran, Santunan Kematian Ala Desa Adat Tanjung Benoa 

Diharapkan kepada krama yang memiliki sawa agar betul-betul mengikuti jalannya upacara, mulai dari awal hingga ngelinggihang di merajan serta harus didasari atas hati yang tulus ikhlas. “Dalam pelaksanaan karya atiwa-tiwa, atma wedana dan sawa prakerti ini, beberapa hal yang patut dipahami, mulai dari murwa daksina dengan menggunakan sapi gading atau sapi selem batu, yang akan menghantarkan atma menuju surga,” jelasnya. 

Baca Juga:   Gelorakan Gerakan Mendongeng, Ny. Putri Koster Undang Kak Seto

Ia berharap semua proses upacara tersebut dapat diikuti oleh semua keluarga sebagai tanggung jawab serta wujud bakti kepada leluhur yang diupacarai. “Saya berharap, dudonan atau rangkaian karya yadnya ini berjalan dengan lancar labda karya, sida sidaning don,” pungkasnya.

Pihaknya juga mengatakan berkomitmen untuk siap membantu bersama bendesa adat, agar uang krama tidak hanya habis untuk upacara adat saja. “Astungkara kalau tidak ada halangan 2023, inilah komitmen saya untuk Tabanan ini. Bisa buktikan dengan di Pura Luhur Pucak Padang Dawa sudah memberikan sebesar Rp5 miliar, di Pura Luhur Pucak Kembar sebesar Rp3,8 miliar, di Pura Luhur Batukaru Rp3,2 miliar, termasuk Karya Agung Pengurip Gumi sebesar Rp300 juta. Saya juga berharap agar krama Desa Adat Baturiti ini harus selalu tetap bersatu,” imbuhnya.

Baca Juga:   Topeng Bondres Sanggar Seni Bajra Geni Desa Mengwi Suguhkan Kisah Spiritual Kepemimpinan

Sementara, ketua panitia I Ketut Sukarma mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua MGPSSR Provinsi Bali Giri Prasta bersama undangan lainnya dalam upacara Pitra Yadnya Nyawa Wedana lan Nyekah di Desa Adat Baturiti ini. Upacara  ini sudah berjalan mulai 14 Juli 2022. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini