
Denpasar, balibercerita.com –
Rangkaian Karya Atma Wedana Ngastiti Puja Mamukur Baligya Punggel di Puri Agung Pemecutan, Denpasar, mencapai puncaknya Kamis (28/7). Sebanyak 600 peserta (puspa) yang mengikuti karya, sejak pukul 07.00 Wita sudah berkumpul untuk prosesi acara Ngajum Puspa lan Melaspas Puspa, dilanjutkan dengan Mapurwa Daksina dan Rsi Bojana mengelilingi Puri Agung Pemecutan sebanyak 3 kali melalui Jalan Thamrin, Gajah Mada, belok ke Jalan Gunung Kawi melewati Pasar Pemeregan, Jalan Hasanuddin kembali ke Jalan Thamrin.
Mapurwa Daksina serta Rsi Bojana dipuput Ida Pedanda Gede Ngurah Griya Tegeh Kesiman, Ida Pedanda Gede Griya Bluangan Sanur dan Ida Pedanda Buda Griya Sukawati. Dipentaskan juga Tari Pecut dan Baris Punia yang dibawakan oleh Yowana Puri.
Tampak Bupati Badung Nyoman Giri Prasta turut hadir di Puri Agung Pemecutan dan disambut para Pangelingsir Puri Pemecutan, A.A. Ngurah Rai Sudarma, A.A. Ngurah Putra Darma Nuraga, A.A. Ngurah Agung Damar Negara, A.A. Ngurah Kertagama, beserta Angga Puri.
“Saya merasa bersyukur dapat hadir, sekaligus ikut mendoakan agar pelaksanaan Karya Atma Wedana Ngastiti Puja Mamukur Baligya Punggel di Puri Agung Pemecutan bisa berjalan lancar dan labda karya. Terlebih upacara Atma Wedana ini merupakan wujud penghormatan atau rasa bakti terhadap leluhur,” ujar Bupati Giri Prasta.

Sementara itu, Pangelingsir Puri Agung Pemecutan yang diwakili A.A. Ngurah Rai Sudarma didampingi A.A. Ngurah Agung Damar Negara mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dalam upacara tersebut. “Astungkara Bapak Bupati dan sameton semuanya sudah bisa hadir serta mendoakan agar karya yang kami laksanakan bisa berjalan lancar. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung karena Beliau sudah menghaturkan punia untuk mendukung kami dalam menjalankan kewajiban dan bakti kepada leluhur,” ucap Bendesa Adat Denpasar ini.
Selama proses Mapurwa Daksina, Rsi Bojana dan Maprelina, lalu lintas yang dilalui dilakukan buka-tutup sesuai dengan kebutuhan acara yang berlangsung. Terkait hal ini, panitia bekerja sama dengan Polresta Denpasar, Dishub Kota Denpasar dan Pecalang Desa Adat Denpasar. (BC9)












