Lepas Kontingen Jamnas XII 2026 ke Cibubur, Koster Tekankan Pentingnya Karakter Nak Bali

0
4
Nak Bali
Gubernur Koster melepas Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Bali menuju Jamnas XII 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (7/8). (ist)

balibercerita.com – 

Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan pentingnya pembentukan karakter, moral, dan jati diri sebagai “Nak Bali” dibanding sekadar mengandalkan kecerdasan kognitif dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Bali yang unggul. Hal itu disampaikannya saat melepas Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Bali menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (7/8).

Menurut Koster, Gerakan Pramuka merupakan wahana pendidikan disiplin yang sangat sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan. “SDM Bali unggul itu yang utama dibangun adalah karakternya, jati dirinya, identitasnya sebagai Nak Bali. Karena nature-nya, original-nya orang Bali itu baik-baik,” ujar Koster di hadapan ratusan Pramuka Penggalang dan jajaran pengurus Kwarda Bali.

Baca Juga:   Gubernur Koster Berikan Insentif untuk Perbekel dan Bendesa Adat se-Bali

Koster menjelaskan, rekam jejak peradaban dan sejarah membuktikan bahwa masyarakat Bali memiliki karakter mendasar yang tekun, ulet, gigih, loyal, serta lebih mengutamakan kewajiban ketimbang hak. Sifat jujur, santun, dan menghormati sesama inilah yang mengantarkan banyak putra-putri Bali sukses menduduki posisi strategis di ranah nasional, mulai dari lembaga hukum, kehakiman, TNI, Polri, hingga sektor transmigrasi.

Kendati demikian, ia tidak menampik adanya pergeseran ekosistem sosial yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur tersebut. Oleh karena itu, penguatan nilai moral menjadi syarat mutlak dalam pendidikan generasi muda.

Baca Juga:   23 Tahun Tragedi Bom Bali, Doa Damai Menggema di Ground Zero Kuta

“Kalau kemampuan kognitifnya yang membentuk profesionalisme itu nomor dua. Yang kita bangun manusia yang baik dulu. Pintar matematik, fisika, atau kimia tapi kalau tidak baik nanti bikin rusak. Pintar saja tidak cukup, baik saja kurang, harus dua-duanya,” tutur Koster.

Di akhir arahannya, Koster berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum Jamnas XII di Cibubur untuk menempa kompetensi afektif, kognitif, dan psikomotorik secara seimbang sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hingga dunia kerja.

Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace) menyampaikan bahwa kontingen daerah dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kwarnas No. 165 Tahun 2025. “Berkat koordinasi yang tertib dan terstruktur dari seluruh kwartir cabang se-Bali, kontingen daerah Bali yang diberangkatkan berjumlah 352 orang,” ujar Cok Ace dalam laporannya di hadapan jajaran Mabida, LPK, pimpinan kontingen, serta para pembina pendamping.

Baca Juga:   Tingkatkan Peluang Ekspor Lada Sambas Melalui Program Desa Devisa 

Rincian kontingen tersebut terdiri dari 288 Pramuka penggalang, 36 pembina dan pendamping, 18 pimpinan kontingen cabang (pincab), serta 10 pimpinan kontingen daerah (pinkonda). Kontingen Bali dijadwalkan berangkat pada 11 Agustus 2026 menggunakan jalur darat menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, untuk mengikuti gelaran utama Jamnas XII yang berlangsung pada 12–21 Agustus 2026. (BC18)