Erupsi Anak Krakatau, 108 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Terdampak

0
1
Bandara Ngurah Rai
Suasana di Bandara Ngurah Rai. (ist)

balibercerita.com –
Sebanyak 108 penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mengalami pembatalan dan/atau penyesuaian jadwal akibat peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Seratusan jadwal penerbangan terdampak tersebut terjadi dalam rentang waktu sekitar 28 jam.

Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi mengatakan, 108 penerbangan tersebut tercatat pada periode Minggu (6/9) pukul 07.00 Wita hingga Senin (7/9) pukul 11.00 Wita. Kendati demikian, operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan secara umum tetap berjalan dengan normal, baik untuk operasional penerbangan rute domestik dan internasional.

Baca Juga:   Begal Payudara Perempuan di Bawah Umur Diringkus Polisi 

“Jadi yang terdampak itu penerbangan yang rute dari dan ke Bandara Soekarno Hatta, Halim Perdanakusuma dan Husein Sastranegara. Yang lainnya yang tidak melewati jalur bandara itu masih normal,” terangnya, Senin (7/9).

Dari total penerbangan yang terdampak, 51 penerbangan keberangkatan dari Bali menuju Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (CGK) menjadi yang terbanyak. Selain itu, tiga penerbangan menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP) dan tiga penerbangan menuju Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) juga dibatalkan.

Sementara, dari sisi kedatangan, sebanyak 43 penerbangan dari Soekarno-Hatta menuju Bali dibatalkan. Kemudian, lima penerbangan dari Halim Perdanakusuma dan tiga penerbangan dari Husein Sastranegara turut mengalami pembatalan.

Baca Juga:   Tambah Dua Guru Besar, Reputasi Unwar Diyakini Meningkat

Dampak pembatalan dan penyesuaian jadwal penerbangan tersebut dirasakan sekitar 13 ribu penumpang. Sebanyak 4.400 penumpang merupakan penumpang rute kedatangan, sedangkan sekitar 8.700 penumpang merupakan penumpang rute keberangkatan.

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola Bandara Ngurah Rai terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk memperbarui jadwal serta menangani calon penumpang yang terdampak dan telah berada di terminal. Koordinasi juga dilakukan dengan AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga:   Perkuat Birokrasi Berbasis Merit, Bupati Adi Arnawa Lantik 156 Pejabat di Badung

Bagi penumpang penerbangan terdampak yang telah berada di terminal, pihak bandara menyiapkan layanan service recovery berupa pemberian minuman dan makanan ringan. “Bagi calon penumpang, kami juga mengimbau agar melakukan konfirmasi secara berkala kepada maskapai mengenai status dan jadwal penerbangan sebelum berangkat menuju bandara. Informasi terkait kebandarudaraan juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports di nomor 172,” ujarnya. (BC5)