balibercerita.com –
Sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup lanjut usia, Desa Batuan Kaler resmi meluncurkan Sekolah Lansia Werdha Santhi yang diresmikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS, pada Rabu (13/5). Kegiatan yang berlangsung di Desa Batuan Kaler tersebut diikuti oleh 30 peserta lansia dan turut dihadiri Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Gianyar serta jajaran pemerintah daerah.
Melalui program ini, para lansia diberikan ruang belajar untuk memperoleh pengetahuan, menjaga kesehatan, serta meningkatkan kemandirian dan produktivitas di usia lanjut. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. Ni Luh Gede Sukardiasih menegaskan bahwa proses belajar tidak mengenal batas usia dan sekolah lansia menjadi bagian penting dalam menghadapi fenomena aging population atau penuaan penduduk yang terus meningkat.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Gianyar, Pemerintah Desa Batuan Kaler, serta seluruh pihak yang telah bersinergi mewujudkan program tersebut. “Sekolah lansia adalah wadah belajar sepanjang hayat bagi para lansia agar tetap SMART, yaitu Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat,” ujarnya.
Camat Batuan, I Wayan Parmadi menyampaikan apresiasinya atas terbentuknya sekolah lansia di Desa Batuan Kaler. Ia berharap keberadaan sekolah lansia dapat meningkatkan angka harapan hidup serta menciptakan kondisi kesehatan yang lebih berkelanjutan bagi para lansia di wilayah tersebut.
Sementara, Perbekel Desa Batuan Kaler, I Wayan Suarma berharap program sekolah lansia dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lanjut usia. “Harapan kami, program ini tidak berhenti di tengah jalan, tetapi benar-benar berkesinambungan karena sangat bermanfaat bagi para lansia,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan regulasi dan komitmen bersama agar program mampu membentuk kehidupan lansia yang lebih sehat, positif, dan terarah di masa depan.
Dalam pelaksanaannya, Sekolah Lansia Werdha Santhi dirancang sebagai sarana edukasi bagi lansia untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan, psikologi, sosial, spiritual, hingga aktivitas produktif sehari-hari. Program ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas hidup lansia agar tetap aktif berpartisipasi di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Lansia atau lanjut usia merupakan seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas yang memasuki tahapan masa tua dan mengalami proses penuaan, baik secara fisik, mental, maupun sosial. Oleh karena itu, keberadaan Sekolah Lansia Werdha Santhi diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran dan pemberdayaan agar para lansia tetap sehat, berkualitas, produktif, serta menjalani masa tua dengan lebih bermartabat. (BC18)


















