Jalin Kolaborasi, Perkuat Pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik

0
215
Informasi publik
Pertemuan di ruang Ganesha I, gedung Rektorat Undiksha, Kamis (31/7), yang membahas penguatan pengelolaan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Buleleng. (ist)

Singaraja, balibercerita.com –
Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) berkolaborasi dengan Komisi Informasi Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosanti) mendorong penguatan pengelolaan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Buleleng. Kolaborasi ini dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di ruang Ganesha I, gedung Rektorat Undiksha, Kamis (31/7).

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua PPID Undiksha, Prof. Dr. I Ketut Sudiana, M.Kes., Ketua Komisi Informasi Provinsi Bali, Dewa Nyoman Suardana, serta Kepala Diskominfosanti Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M.

Prof. Sudiana mengungkapkan, sebagai kampus yang berhasil meraih predikat sebagai Badan Publik Informatif selama dua tahun berturut-turut, yaitu tahun 2023 dan 2024, Undiksha memiliki komitmen dan motivasi kuat untuk mengambil peran aktif sebagai kampus yang berdampak, salah satunya dalam hal penguatan keterbukaan informasi publik baik di lingkungan internal maupun eksternal kampus. Dalam hal ini, Undiksha ingin berkontribusi dalam membangun ekosistem keterbukaan informasi yang sehat, termasuk penguatan literasi informasi masyarakat.

Baca Juga:   Penanganan Tebing Pura Luhur Uluwatu Dilanjutkan, Fokus Penguatan Struktur dan Akses Upacara Adat

Gerakan penguatan keterbukaan informasi publik ini juga merupakan tindak lanjut atas kerja sama Undiksha dengan Komisi Informasi Provinsi Bali yang telah terjalin sebelumnya. Langkah awal yang akan diambil yaitu pelaksanaan sosialisasi kepada pemerintah desa, yang akan dilanjutkan dengan pendampingan teknis kepada desa-desa yang telah dipetakan oleh Komisi Informasi Provinsi Bali.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Bali, Dewa Nyoman Suardana, menyambut baik inisiatif Undiksha. Menurutnya, komitmen Undiksha menjadi motor penggerak keterbukaan informasi sangat strategis, khususnya di wilayah Buleleng. “Pertama-tama akan dilakukan sosialisasi internal kepada stakeholder di Undiksha. Selanjutnya kami sangat mendukung langkah Undiksha dalam mendorong keterbukaan informasi di Buleleng. Pendampingan kepada badan publik akan berbasis pada standar layanan keterbukaan informasi publik,” jelasnya.

Baca Juga:   Nataru, Syarat Perjalanan Udara Kembali Diubah

Ia menambahkan, sosialisasi juga akan menyasar kalangan mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang diharapkan menjadi generasi literat informasi. Desa-desa yang telah menunjukkan kesiapan juga akan dilibatkan sebagai peserta kegiatan. “Secara umum, masyarakat sudah mulai peduli terhadap keterbukaan informasi. Hal ini terlihat dari tingginya akses publik terhadap media informasi milik badan publik, serta banyaknya permintaan data, saran, maupun kritik yang menjadi indikator tumbuhnya atensi publik,” ujarnya.

Baca Juga:   Kapolda Bali Ingatkan Pentingnya Prokes dan Vaksinasi Booster

Kepala Diskominfosanti Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.STP., MM., menyampaikan apresiasi atas undangan dan inisiasi dari Undiksha. Ia menegaskan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan pelayanan informasi publik yang berkualitas. “Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami bisa hadir di Undiksha. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Saya bukan superhero, tapi kita adalah super team. Semua stakeholder punya peran penting dalam mengedukasi masyarakat akan pentingnya keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam pelayanan informasi adalah menyederhanakan akses dan memastikan respon cepat. Namun di sisi lain, masyarakat juga perlu memahami regulasi dan tata cara yang telah ditentukan untuk memperoleh informasi secara sah. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini