Heboh Dugaan Cemaran Limbah di Pantai Segara Ayu, Hasil Cek Berbeda

0
7
Limbah Pantai Segara Ayu
Pemantauan dugaan pencemaran limbah di Pantai Segara Ayu, Kelurahan Sanur, Denpasar, Minggu (21/6). (ist)

balibercerita.com –
Video yang memperlihatkan dugaan semburan limbah di Pantai Segara Ayu, Kelurahan Sanur, Denpasar, ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut tampak air berwarna hitam disertai bau menyengat mengalir di area pantai dekat revetment.

Menyikapi video yang viral itu, sejumlah pihak terkait langsung melakukan pengecekan ke lokasi pada Minggu (21/6). Pemantauan melibatkan Desa Adat Intaran, Lurah Sanur, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Denpasar, Dinas PUPR Denpasar, hingga aparat kepolisian.

Hasil penelusuran di lapangan tidak menemukan adanya indikasi pencemaran limbah sebagaimana yang ditampilkan dalam video. Selain tidak ditemukan bekas limbah, titik yang disebut sebagai lokasi semburan juga tidak ditemukan.

Baca Juga:   Warga Inggris Terseret Arus dan Tenggelam di Pantai Legian

Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana mengatakan, setiap informasi yang viral tentu perlu dipastikan kebenarannya. Karena itu, dirinya bersama sejumlah pihak langsung turun melakukan pemeriksaan di Pantai Segara Ayu.

“Ternyata enggak ada apa-apa di sini, Kalau misalnya, dari DLHK tadi menyatakan, Kalau memang itu kejadiannya kemarin, pasti ada bekasnya,” ujar Alit Kencana.

Menurutnya, informasi yang beredar di media sosial dipastikan tidak benar. Di lokasi yang disebut menjadi titik munculnya limbah, tidak ditemukan lubang maupun sisa cemaran. Selain itu, usaha-usaha di sepanjang Pantai Segara Ayu disebut telah memanfaatkan saluran DSDP untuk pengelolaan limbah.

Baca Juga:   Pengawasan Pengelolaan Sampah di Badung Diperketat, Pelanggar Terancam Sanksi Pidana

“Berarti kami bisa memastikan bahwa kejadian itu tidak berlangsung di sini dan kejadian itu tidak berlangsung kemarin. Saya nyatakan bahwa itu hoaks,” tegasnya.

Terkait kemungkinan pelaporan kepada pihak kepolisian, Alit Kencana mengaku belum melakukan langkah tersebut. Namun dirinya menyebut telah diminta memberikan klarifikasi guna membantu proses penelusuran lebih lanjut. “Nanti dari pihak berwajib akan meminta klarifikasi kita, untuk menelusuri,” imbuhnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan Lurah Sanur, Ida Bagus Made Windu Segara. Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan, ia memastikan tidak ada kejadian pencemaran limbah seperti yang beredar di media sosial.

Ia menduga video tersebut merupakan rekaman lama yang sempat terjadi beberapa tahun silam dan saat itu telah ditangani. “Saya sudah sempat investigasi secara singkat, nika bahwa video sudah lama. Kejadian itu tidak kemarin, dan tidak bulan ini,” ujar Windu Segara.

Baca Juga:   Jalan Poppies I Kuta Kembali Normal

Pihaknya mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, penyebaran informasi yang belum tentu benar dapat berdampak terhadap citra wilayah, khususnya Sanur yang mengandalkan sektor pariwisata dan saat ini tengah terus dikembangkan.

“Jadi, kami sudah menghimbau, artinya memberitahu agar berhati-hati di dalam nge-post video ataupun foto di media sosial, karena ini juga menyangkut wilayah kami, wilayah kami yang penuh dengan pariwisata,” paparnya. (BC9)