Hari Keenam Pencarian Korban Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya, 30 Selamat dan 8 Meninggal

0
228
KMP Tunu Pratama Jaya
Kunjungan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono ke Posko SAR Gabungan Gilimanuk. (ist)

Negara, balibercerita.com –
Operasi pencarian dan pertolongan pascatenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya terus berlangsung hingga hari keenam. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya menginformasikan bahwa hingga saat ini total korban selamat berjumlah 30 orang, sementara 8 korban meninggal dunia.

Satu jenazah yang dievakuasi oleh KRI-813 telah berhasil diidentifikasi atas nama I Kadek Oka (51), warga Klungkung. Sedangkan jenazah yang ditemukan di perairan Muncar pada Minggu, 6 Juli 2025 pukul 16.00 WIB, oleh nelayan setempat, juga telah teridentifikasi sebagai Daniar Nadief Inzaqi (21), laki-laki asal Dusun Gunung Sari RT 2 RW 4, Sumbergondo Glenmore, Banyuwangi. Namun, nama Daniar tidak tercantum dalam manifest penumpang KMP Tunu Pratama Jaya.

Baca Juga:   Pemkab Badung Rancang Integrasi CCTV dengan Pihak Swasta

Saat ini masih terdapat satu jenazah lain yang belum teridentifikasi, sehingga belum dapat dipastikan apakah jenazah tersebut merupakan korban dari kecelakaan kapal tersebut.

Operasi SAR yang digelar pada Senin (7/7), mengerahkan berbagai unsur dan alat utama dari Posko Gabungan ASDP Gilimanuk, antara lain KN SAR Arjuna 229, RIB 04 Buleleng (1 sorti), RIB 01 Gilimanuk (2 sorti), RIB Alligator Polairud Polda Bali (2 sorti), Tactical Boat Polairud Polda Bali (1 sorti), Kapal Tanjung Rening Polair Polres Jembrana (2 sorti), RIB Trimaran Pos AL Pengambengan (1 sorti).

Baca Juga:   Perkuat Sinergi Antarprovinsi, Sepuluh Daerah Bahas Aksi Konkret FKD-MPU di Bali

Unsur SAR yang terlibat meliputi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polairud Polda Bali dan Polres Jembrana, Bakamla, TNI AL/AD, Brimob, PMI, Relawan WBC, Bhuana Bali Rescue Banser, Potensi SAR 115, Pramuka Peduli Kuarcab Jembrana

Pencarian masih difokuskan ke arah selatan dan utara dari lokasi kapal tenggelam, dengan area pencarian laut seluas sekitar 169 NM² dan area udara 255 NM², dengan jarak terbang sekitar 78 NM. Penyisiran darat dilakukan di sepanjang pantai Cekik, Pantai Klatakan, dan Pantai Pebuahan. Posko SAR Gabungan Gilimanuk juga aktif melakukan penyisiran sesuai dengan rencana operasi.

Baca Juga:   Duka PMI Asal Bali di Tengah Konflik Rusia-Ukraina 

Hari ini juga terjadi kunjungan dari Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, ke Posko SAR Gabungan Gilimanuk. Dalam kunjungannya, beliau turut meninjau barang bukti berupa sekoci yang telah diamankan di Waterbee dan kini dibawa ke Ketapang. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini