Bupati Badung Hadiri Upacara Atma Wedana Bersama dan Mepandes di Pura Pasek Agung Tegal Denpasar

0
241
Giri Prasta
Ketua MGPSSR Provinsi Bali Giri Prasta menghadiri upacara Atma Wedana Bersama dan Mepandes di Pura Pasek Agung Tegal Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Kamis (28/7). (ist)

Denpasar, balibercerita.com – 

Bertepatan dengan rahina Wraspati Kliwon, Kamis (28/7), I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua MGPSSR Provinsi Bali menghadiri upacara Atma Wedana bersama dan Mepandes di Pura Pasek Agung Tegal, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat. Sebagai bentuk motivasi dan perhatian, Giri Prasta menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp30 juta. Karya ini terdapat 30 pemilet untuk atma wedana dan 106 pemilet untuk mepandes.

Turut hadir, Ketua MGPSSR Denpasar Mangku Gede Susila, Ketua MGPSSR Denpasar Barat Mangku Wayan Sutasma, Perbekel Pemecutan Kelod Wayan Tantra, Ketua Panitia Karya, I Wayan Sudarta serta tokoh masyarakat setempat. 

Baca Juga:   Bertemu Ketua Umum PHDI, Menag Bicara tentang Filantropi Umat Hindu

Giri Prasta menyampaikan apresiasi dan dukungan atas semangat persatuan yang telah ditunjukkan, Pihaknya sangat mendukung dan berharap upacara ini berjalan dengan lancar dan baik. Disamping itu, diharapkan kepada krama yang memiliki sawa agar betul-betul mengikuti jalannya upacara, mulai dari awal hingga ngelinggihang di merajan serta harus didasari atas hati yang tulus ikhlas. 

Baca Juga:   Gubernur Bali Minta Pasikian Yowana Dukung Perda Desa Adat

“Dalam pelaksanaan karya atiwa-tiwa, atma wedana dan sawa prakerti ini, beberapa hal yang patut dipahami. Mulai dari murwa daksina dengan menggunakan sapi gading atau sapi selem batu, yang akan menghantarkan atma menuju surga. Saya berharap, dudonan atau rangkaian karya yadnya ini berjalan dengan lancar labda karya, sida sidaning don,” pungkas Giri Prasta yang juga Bupati Badung ini.

Sementara itu, Ketua Karya, I Wayan Sudarta  mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Ketua MGPSSR Provinsi Bali bersama undangan lainnya. Karya ini sudah merupakan yang ketiga kalinya, bertujuan untuk membantu sameton untuk melaksanakan pitra yadnya dan manusa yadnya. Karya ini sudah dimulai dari  hari ini yang dimulai dari mepurwa daksina karya atma wedana taler mejaya-jaya/madengen-dengen, ngeraja singa ngeraja swala karya mepandes. Besoknya akan dilaksanakan mepandes dan meprelina puspa ngelantur nganyud ke segara. Pada tanggal 2 Agustus akan dilaksanakan nyegara gunung, meajar-ajar. (BC13)

Baca Juga:   Tawur Agung Kesanga Kabupaten Badung Dipusatkan di Catus Pata Desa Adat Carangsari

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini