Basarnas Bali Gelar Simulasi Penyelamatan Paralayang di Tebing Melasti

0
268
Paralayang
Simulasi evakuasi korban oleh petugas Basarnas. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Sebuah insiden terjadi di Pantai Melasti pada Kamis (14/8), saat seorang pemain paralayang, Ricky Rahmadi, dilaporkan menabrak tebing. Kejadian ini disaksikan langsung oleh warga sekitar. Ricky mengalami cedera cukup serius di tulang belakang serta patah di bagian tubuh bawah, sehingga perlu segera dievakuasi lewat jalur udara.

Begitu mendapat penanganan medis awal, Ricky dievakuasi dari atas tebing dengan teknik lowering oleh dua personel SAR. Ambulans dari Puskesmas Kuta Selatan sudah siaga di bawah, siap membawa korban ke helipad terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:   Abrasi Kembali Landa Pantai Kuta, Pengelola Harapkan Revetment

Namun, kabar baiknya, semua itu hanya simulasi dalam latihan kesiapsiagaan SAR yang digelar Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Latihan ini melibatkan 30 personel Basarnas Denpasar dan 10 anggota dari FKP3D Bali.

Sejumlah peralatan dan kendaraan dikerahkan dalam latihan ini, termasuk satu helikopter SGi Air Bali, dua truk penyelamat, satu unit SAR darat yang bisa dikerahkan cepat, serta ambulans dari Puskesmas Kuta Selatan dan Nusa Medica.

Baca Juga:   Diskop UKMP Badung Berikan Pendampingan Perizinan bagi UMKM

Seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana dan lancar tanpa kendala. “Latihan ini bisa sukses berkat dukungan banyak pihak, mulai dari SGi Air Bali, Nusa Medica, pengelola helipad, Puskesmas Kuta Selatan, kepolisian, sampai relawan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

GM SGi Air Bali, Sripurnama Yanti, yang juga hadir langsung dalam kegiatan, menyambut positif kolaborasi ini. “Kami berencana akan adakan lebih banyak latihan simulasi ke depan. Bahkan nanti akan ada helikopter yang lebih besar, lengkap dengan hoist dan kapasitas angkut tim lebih banyak, termasuk Basarnas dan tim medis,” jelasnya.

Baca Juga:   Pecatu Susun Aturan Adat Ketertiban Wilayah, Penduduk Pendatang Wajib Mematuhi

Sidakarya juga menambahkan, ke depan pihaknya akan memperkuat kerjasama melalui MoU atau PKS di bidang kemanusiaan, terutama dengan SGi Air Bali dan Nusa Medica. “Kita ingin sinergi ini makin kuat, agar misi-misi kemanusiaan bisa dijalankan dengan lebih solid,” tutupnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini