Beranda Budaya Doa untuk Kelestarian Alam dan Keselamatan, Desa Adat Kuta Gelar Upacara Pamahayu...

Doa untuk Kelestarian Alam dan Keselamatan, Desa Adat Kuta Gelar Upacara Pamahayu Jagat

0
Pamahayu jagat
Prosesi memohon tirta ke tengah perairan Kuta. (ist)

balibercerita.com –
Desa Adat Kuta menggelar upacara Pamahayu Jagat Pemarisudha Bumi sekaligus ngaturang pakelem ring telengin segara, Minggu (21/9). Upacara ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga simbol kepedulian masyarakat adat terhadap keseimbangan alam, khususnya kawasan pesisir Kuta yang kerap menghadapi tantangan bencana seperti banjir di masa peralihan musim.

Baca Juga:   Bukan Sekadar Fenomena Astronomis, Ini Makna Tilem dalam Tradisi Hindu Bali

Bendesa Adat Kuta, I Komang Alit Ardana menyampaikan bahwa prosesi ini merupakan permohonan kepada Ida Sang Hyang Baruna agar alam semesta senantiasa diberkahi keselamatan. “Upacara ini kami laksanakan dengan tulus ikhlas, memohon agar diberikan keselamatan dalam menjalankan swadharma dan swakarma. Juga sebagai panyupatan bila ada kekeliruan manusia terhadap alam,” jelasnya.

Baca Juga:   Karya Agung 10 Tahunan di Kintamani, Bupati Adi Arnawa Ajak Jaga Danau Batur Sebagai Jantung Air Bali

Sebagai bagian dari ritual, tirta telengin segara dan beras tawur dibagikan kepada krama (warga). Masyarakat kemudian diminta untuk memercikkan tirta tersebut di rumah dan di tempat suci keluarga masing-masing sebagai simbol panyupatan sekaligus doa keselamatan.

Selain bermakna religius, upacara ini juga menjadi pengingat bahwa kelestarian alam memiliki peran vital bagi keberlanjutan Kuta sebagai destinasi wisata dunia. Hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta diyakini akan menjaga kawasan pesisir tetap ajeg, aman dari bencana, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat lokal maupun wisatawan. “Melalui ritual ini, kami berharap masyarakat kami senantiasa diberkahi keselamatan, jauh dari bencana,” tutupnya. (BC5)

Baca Juga:   Sejarah Pura Giri Jaya Natha, Balikpapan 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini