Penataan Pedestrian Kuta Dimulai, Trotoar Pantai Kuta Bakal Disulap Jadi Ruang Publik Estetik

0
11
Pedestrian Kuta
Pengukuran trotoar yang dilaksanakan di Jalan Pantai Kuta. (ist)

balibercerita.com –
Upaya mengembalikan pesona kawasan wisata Kuta terus digenjot Pemerintah Kabupaten Badung. Salah satu langkah strategis yang kini mulai bergerak adalah proyek pelebaran jalur pedestrian di sepanjang Jalan Pantai Kuta, mulai dari kawasan Hard Rock hingga Pullman.

Proyek penataan yang digagas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung itu kini memasuki tahap awal pelaksanaan. Proses pengukuran lapangan (setting out) telah rampung dilakukan pada Rabu (20/5), menandai dimulainya persiapan menuju pekerjaan fisik.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Badung, I Nyoman Karyasa membenarkan progres tersebut. Menurutnya, proyek infrastruktur yang menjadi bagian dari penataan kawasan Kuta itu ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun anggaran ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra menegaskan bahwa sebelum pekerjaan fisik dimulai, pemerintah lebih dahulu mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat dan pelaku usaha setempat. Sosialisasi resmi bahkan telah dilaksanakan pada Jumat (15/5) dengan menghadirkan pemilik lahan dan pelaku usaha di sepanjang kawasan yang akan ditata.

Baca Juga:   Di Balik Derasnya Hujan, Terdapat Krisis Pulau Dewata yang Tak Kunjung Reda

Menurut Teddy, respons yang diterima sejauh ini cukup positif. Namun, pemerintah juga memahami adanya sejumlah dinamika di lapangan, terutama dari pelaku usaha yang masih menempati lahan berstatus sewa dan membutuhkan waktu tambahan untuk melakukan koordinasi internal.

Dalam perencanaan awal, jalur pedestrian baru ini dirancang memiliki lebar hingga 5,15 meter dari tepi jalan. Meski demikian, ukuran tersebut masih bersifat fleksibel dan akan disesuaikan kembali berdasarkan hasil identifikasi status kepemilikan serta legalitas lahan di sepanjang koridor Jalan Pantai Kuta.

Baca Juga:   Green House Presisi di Tabanan Hasilkan Bibit Cabai Unggul untuk Dibagikan Gratis

“Dari data itu kita akan identifikasi, apakah bisa kita lebarkan selebar itu atau bagaimana. Tentu dalam hal ini kita akan lakukan pendekatan kepada para pemilik lahan untuk membantu menyukseskan program pemerintah ini,” kata Teddy.

Penataan pedestrian ini akan mencakup jalur sepanjang sekitar 1,5 kilometer dan dikerjakan secara bertahap. Sebagian pekerjaan ditargetkan terlaksana pada tahun ini, sedangkan sisanya akan dilanjutkan pada 2027 mendatang, menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. “Karena ini menyesuaikan dengan pagu anggaran yang ada,” tambahnya.

Saat ini, proyek tersebut masih berada dalam tahapan tender atau lelang sebelum memasuki pekerjaan konstruksi. Lebih dari sekadar memperlebar trotoar, proyek ini menjadi bagian dari visi besar Pemerintah Kabupaten Badung untuk mengembalikan marwah Kuta sebagai destinasi wisata internasional yang nyaman, tertata, dan berkelas.

Baca Juga:   Bupati Giri Prasta Bagi-bagi Mobil untuk Instansi Vertikal dan Yayasan Sosial

Teddy menjelaskan, pedestrian yang lebih luas nantinya akan dirancang sebagai ruang publik yang estetik dan ramah pejalan kaki. Kawasan ini akan dilengkapi konsep pertamanan yang tertata, pohon-pohon peneduh berukuran besar, tempat duduk publik yang representatif, hingga ruang utilitas bawah trotoar untuk mendukung penataan infrastruktur yang lebih rapi.

“Sederhananya, tujuan kita adalah menata Kuta. Kami harap para pemilik lahan ataupun pelaku usaha sekitar bisa ikut berkontribusi menyukseskan program pemerintah ini. Tidak ada pembebasan lahan, jadi kami mohon dukungannya,” pungkas Teddy. (BC5)