Beranda Umum DPRD Badung Apresiasi Gerak Cepat PUPR Benahi Akses Pantai Bingin

DPRD Badung Apresiasi Gerak Cepat PUPR Benahi Akses Pantai Bingin

0
Pantai Bingin
Tomy Martana bersama warga saat meninjau kondisi Pantai Bingin. (ist)

balibercerita.com –
Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Badung dalam membenahi akses menuju Pantai Bingin mendapat apresiasi dari kalangan DPRD Badung. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pembersihan timbunan puing bongkaran di jalur lama mulai dilakukan dengan mengerahkan alat breaker pada Senin (30/3).

Anggota DPRD Badung dari Dapil Kuta Selatan, I Made Tomy Martana menyambut positif respons cepat pemerintah daerah dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Ia mengaku bersyukur karena keluhan warga yang disampaikannya langsung ditindaklanjuti.

Baca Juga:   Dikukuhkan, Pengurus Saka Wira Kartika Tingkat Daerah Bali 2022-2024

“Sebagaimana keluhan masyarakat yang saya terima, sudah saya sampaikan sejak Jumat lalu. Astungkara, sesuai janjinya, Dinas PUPR dan Pak Bupati langsung bergerak. Tidak omon-omon, hari ini sudah ada action,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan akses yang layak dan aman menuju Pantai Bingin merupakan kebutuhan mendesak. Sejak pembongkaran bangunan tidak berizin pada 2025 lalu, kondisi jalur menuju pantai dinilai cukup berisiko bagi pengunjung akibat permukaan jalan yang tidak rata dan masih dipenuhi puing bongkaran.

Baca Juga:   Pantai Kuta Dipasangi Free Wifi Bantuan CSR

Ia menilai, jika kondisi tersebut tidak segera ditangani, berpotensi menurunkan kunjungan wisatawan. Padahal, sebagian besar masyarakat setempat menggantungkan penghidupan dari sektor pariwisata. “Bingin sangat bergantung pada pantai sebagai daya tarik utama. Ketika akses sulit, banyak wisatawan yang akhirnya membatalkan kunjungan,” jelasnya.

Baca Juga:   Anom Gumanti Hadiri Upacara Pacaruan Rsi Gana Pura Tirta Campuhan dan Peresmian Monumen Kalpataru di Patasari Kuta

Sejalan dengan itu, Tomy berharap penataan kawasan Pantai Bingin dapat segera direalisasikan secara menyeluruh. Dengan akses yang lebih baik dan aman, diharapkan kunjungan wisata kembali meningkat dan perekonomian masyarakat setempat dapat berjalan optimal. (BC5)