BPBD Tabanan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Longsor dan Kebakaran

0
123
Longsor Tabanan
Penyerahan bantuan logistik terhadap korban bencana di Tabanan. (ist)

balibercerita.com –
Perubahan cuaca yang sulit diprediksi dalam beberapa hari terakhir berdampak pada sejumlah kejadian bencana di wilayah Kabupaten Tabanan. Mulai dari peristiwa tanah longsor hingga kebakaran rumah akibat korsleting listrik, beberapa warga harus menghadapi kerugian material.

Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan bergerak cepat memberikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.

Pada Jumat (27/2) sekitar pukul 10.00 Wita, BPBD Tabanan menugaskan Pusdalops bersama Tim TRC Regu 2 untuk menyalurkan bantuan ke Desa Padangan, Kecamatan Pupuan. Bantuan diberikan kepada dua warga yang terdampak longsor.

Baca Juga:   Pemkab Tabanan Terima Bantuan Ambulans CSR BPD Bali untuk RSUD Singasana

I Nengah Adi Sanjaya, warga Banjar Dinas Padangan Kelod, menerima paket sembako, paket kebersihan, kompor lengkap dengan regulator, serta beras setelah dapurnya terdampak longsor pada Selasa (24/2). Sementara itu, I Wayan Miasa, yang tinggal di banjar yang sama dan mengalami kerusakan pada kamar mandi akibat longsor, memperoleh bantuan berupa beras dan paket sembako.

Sebelumnya, pada Rabu (25/2), pukul 11.00 Wita, bantuan juga disalurkan kepada I Made Kadok (63), warga Banjar Dinas Kekeran, Desa Selanbawak, Kecamatan Marga. Dapur rumahnya terbakar akibat korsleting listrik pada Selasa (24/2), sekitar pukul 05.30 Wita. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp20 juta. Proses penyerahan bantuan berlangsung hingga pukul 11.30 Wita.

Baca Juga:   Pramuka Badung Turun ke Masyarakat, Salurkan 100 Paket Sembako dalam Karya Bakti 2026

Di hari yang sama, BPBD Tabanan kembali bergerak menyalurkan bantuan kepada Ni Wayan Puspitasari, warga Banjar Dinas Lengudu, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri. Kebakaran akibat korsleting listrik menghanguskan kamar tidurnya dengan estimasi kerugian sekitar Rp70 juta. Peristiwa tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Srinada Giri menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah saat masyarakat dilanda musibah. Ia menyampaikan bahwa BPBD sebagai leading sector penanggulangan bencana di daerah bergerak atas arahan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya.

Baca Juga:   Gelar Charity Clinic, Yayasan Jembatan Lintas Kasih Berikan Layanan Kesehatan bagi Masyarakat

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana segera mendapatkan penanganan dan bantuan dasar. Ini merupakan komitmen pemerintah daerah agar warga tidak merasa sendiri saat menghadapi musibah,” ujarnya.

Ia turut mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman guna mencegah risiko kebakaran. Dengan langkah cepat dan koordinasi lintas tim, Pemkab Tabanan berharap dampak bencana dapat ditekan dan kebutuhan dasar warga terdampak segera terpenuhi. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini