Sehari Tak Pulang dari Ladang, Lansia 83 Tahun di Jembrana Ditemukan di Jurang

0
13
Lansia jurang
Pencarian korban yang dilakukan tim SAR. (ist)

balibercerita.com –
Kekhawatiran keluarga berubah menjadi kelegaan setelah Gusti Komang Suatra (83) yang dilaporkan belum kembali dari ladang, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin (7/9). Warga lanjut usia tersebut ditemukan di sebuah jurang yang di bawahnya terdapat aliran sungai, sekitar 2 kilometer dari rumahnya.

Operasi pencarian dilakukan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana setelah menerima laporan pada Senin pukul 07.30 Wita. Laporan disampaikan Komang Suartana, anggota Polsek Mendoyo.

Sebelumnya, Suatra dikabarkan meninggalkan rumah di Banjar Tibu Sambi, Desa Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, pada Minggu (6/9), sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu, korban berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke ladang.

Baca Juga:   Bupati Adi Arnawa Ikuti Korve Bersih Sampah di Pantai Jimbaran

Namun, hingga Senin pagi korban tak kunjung kembali. Keluarga bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi belum menemukan keberadaan Suatra.

Merespons laporan tersebut, petugas SAR berkoordinasi dengan Polsek Mendoyo dan keluarga korban. Tujuh personel Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 08.00 Wita dan tiba sekitar pukul 08.40 Wita.

Pencarian dilakukan dengan menyisir jalur yang diduga dilalui korban, terutama ke arah tenggara berdasarkan keterangan warga yang sempat melihat Suatra. Upaya pencarian diperluas dengan menggunakan drone thermal. Sekitar pukul 09.30 Wita, perangkat tersebut diterbangkan untuk memantau kawasan ladang dari udara. Namun, keberadaan korban belum terdeteksi.

Baca Juga:   Trafik Bandara Ngurah Rai Menguat Jelang Lebaran dan Nyepi, 252 Ribu Penumpang Terlayani dalam Empat Hari

Pencarian kembali dilakukan pada pukul 12.30 Wita dengan menyisir kawasan ke arah timur. Tim juga kembali mengoperasikan drone thermal untuk memeriksa sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban.

Sekitar pukul 14.00 Wita, tim SAR gabungan bersama masyarakat kemudian melakukan pencarian secara tradisional menggunakan gamelan. Penyisiran kemudian dilanjutkan ke arah timur dari rumah korban. Sekitar pukul 15.40 Wita, seorang warga yang sedang memancing di sungai, Dewa Ketut Wila menemukan korban di kawasan jurang dengan sungai berada di bagian bawahnya.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri Gunawan membenarkan korban telah ditemukan sekitar dua kilometer dari rumahnya. “Sore hari ini korban yang dicari telah diketemukan, jaraknya kurang lebih 2 kilometer dari rumah korban tersebut,” jelas Dewa Hendri.

Baca Juga:   Siswi Kelas 2 SD 28 Dangin Puri Jadi Pemenang Nasional Lomba Video Kreatif HUT ke-74 Polwan 

Saat ditemukan, Suatra dalam kondisi linglung. Meski demikian, korban dipastikan selamat dan dalam kondisi sehat. “Korban dalam keadaan selamat, sehat walafiat,” imbuhnya.

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa menuju rumah warga terdekat untuk mendapatkan penanganan awal. Setelah berkoordinasi dengan perangkat desa dan keluarga, Suatra akhirnya dibawa pulang ke rumah.

Operasi SAR melibatkan Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Polsek Mendoyo, Sat Brimob Batalyon C Gilimanuk, Babinsa Yeh Embang Kangin, Bhabinkamtibmas Yeh Embang Kangin, perangkat Desa Yeh Embang Kangin, keluarga, serta masyarakat setempat. (BC5)