Ratusan WNA Dievakuasi Perahu Karet Karena Terjebak Banjir di Legian dan Seminyak

0
245
Banjir
Petugas BPBD dan SAR mengevakuasi wisatawan yang terjebak banjir di Legian. (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

Curah hujan yang meningkat membuat Tukad Mati meluap hingga menyebabkan banjir di wilayah Legian dan Seminyak pada Sabtu (8/10) pagi. Akibatnya, sebanyak 250 orang dievakuasi oleh petugas gabungan dari 3 vila dan 1 hotel, karena terjebak banjir. Mereka terdiri dari 105 WNA yang merupakan 94 orang dewasa dan 11 orang anak-anak. Serta 150 WNI, dengan 123 orang dewasa dan 27 anak-anak. 

Baca Juga:   Bandara Ngurah Rai Buka Rute Baru, Denpasar-Jember Perdana Beroperasi

Menurut keterangan Kepala BPBD Badung, I Wayan Darma, titik banjir tersebut hampir sama dengan kejadian banjir tahun lalu. Diantaranya sebelah timur LP Kerobokan, Jalan Kunti II Seminyak, Jalan Dewi Saraswati Seminyak, Jalan Nakula Gang baik baik, Jalan Dewi Sri, Sunset Road, dan di sepanjang jalan bantaran Tukad Mati Legian maupun Seminyak. Genangan air mencapai setinggi lutut orang dewasa dan membuat warga sempat terjebak banjir. 

Baca Juga:   Water Meter Warga Jimbaran Kembali Raib, Kuat Dugaan Dicuri

“Evakuasi kita lakukan menggunakan 6 perahu karet dan 6 pompa. Evakuasi kami lakukan bersama dengan petugas Basarnas Bali, Polres Badung, Pusdalops,” ucapnya.

Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Badung, I Ketut Murdika mengatakan, sejumlah WNA terpaksa dievakuasi karena mereka hendak check out dan melanjutkan perjalanannya berwisata. Lokasi tempat menginap mereka berada dekat  dengan bantaran Tukad Mati. Sebagian wisatawan mancanegara itu dievakuasi menggunakan perahu karet. 

Baca Juga:   Asesmen Akhir Semester di SLB Negeri 1 Badung Disesuaikan Karakteristik Siswa

“Kondisi genangan air ada setinggi lutut orang dewasa. Genangan air ini kiriman dari Tukad Mati, karena mau purnama dan lokasinya ini kan cekungan. Tadi petugas sudah melakukan penyedotan dan kondisi sudah normal,” imbuhnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini