Pendaki Tersesat di Gunung Batukaru

0
11
Batukaru
Peta jalur pencarian pendaki yang tersesat. (ist)

balibercerita.com –
Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian terhadap seorang pendaki yang dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Korban diketahui bernama Made Dibya (80), warga asal Penebel, Tabanan, yang dilaporkan terpisah dari rombongan saat melakukan pendakian.

Informasi awal diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Minggu (26/4), pukul 04.40 Wita, dari anggota BPBD Kabupaten Tabanan. Berdasarkan laporan tersebut, insiden diperkirakan terjadi pada Sabtu (25/4), sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Juga:   Bupati Adi Arnawa Launching Program Cek Kesehatan Gratis Sekolah

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya menjelaskan bahwa pihaknya langsung merespons laporan dengan mengerahkan tim ke lokasi kejadian. “Setelah menerima informasi, kami segera memberangkatkan personel lengkap dengan peralatan pendukung untuk melakukan pencarian terhadap korban,” ujarnya.

Kronologi kejadian bermula ketika Made Dibya bersama 13 orang lainnya memulai pendakian melalui jalur Desa Sarin Buana sekitar pukul 06.00 Wita. Dalam perjalanan, hanya 10 orang yang mampu melanjutkan pendakian, sementara lainnya memutuskan kembali. Saat rombongan tiba kembali di titik awal pada sore hari, mereka baru menyadari bahwa satu orang belum kembali dan diduga tersesat di jalur pendakian.

Baca Juga:   Pemerintah Tetapkan 2022 Sebagai Tahun Toleransi

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Tabanan, namun korban belum berhasil ditemukan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan tujuh personel menuju lokasi.

Tim SAR dilengkapi dengan peralatan mountaineering, perlengkapan medis, serta drone thermal untuk membantu pencarian dari udara dengan jangkauan lebih luas, mengingat medan Gunung Batukaru yang cukup berat dan berhutan lebat.

Baca Juga:   BUMN Farmasi Jalin Kerja Sama dengan Silk Road Fund dan Indonesia Investment Authority

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek Penebel, BPBD Kabupaten Tabanan, serta masyarakat setempat dan rekan korban. Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung dengan penyisiran di jalur-jalur yang diduga dilalui korban. Tim SAR gabungan mengoptimalkan seluruh sumber daya guna mempercepat penemuan korban. (BC5)