Tingkat Kecelakaan Tinggi, Perlu Evaluasi Jalur Rawan dan Pengawasan Kendaraan Angkut

0
152
Pecatu
Salah satu insiden kecelakaan di Pecatu. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –

Pemerintah Desa Pecatu mengambil langkah serius dalam menangani tingginya angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan kendaraan angkut di wilayah tersebut. Perbekel Pecatu, I Made Karyana Yadnya menyatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung untuk mengevaluasi titik-titik rawan kecelakaan dan memperketat pengawasan terhadap kendaraan berat yang melintas.

Dalam kurun waktu sepekan terakhir, tercatat tiga kecelakaan terjadi di jalur-jalur ekstrem seperti Jalan Labuan Sait dan Jalan Cemongkak. Belum lama ini sebuah truk bermuatan material gagal menanjak dan mundur tak terkendali, menimpa mobil pikap pengangkut gas yang tengah mendahului.

Baca Juga:   Elf Terguling di Akses Keluar Tol Bali Mandara, 13 Penumpang Dievakuasi PT JBT

Karyana menegaskan bahwa faktor kontur jalan yang menanjak dan berkelok tajam bukan satu-satunya penyebab kecelakaan. Ia mengungkapkan, kelebihan muatan, kondisi kendaraan yang tidak layak jalan, serta minimnya pemahaman pengemudi terhadap medan jalan turut berkontribusi terhadap tingginya risiko kecelakaan.

Baca Juga:   AirAsia RedRun 2025 Tegaskan Nusa Dua Destinasi Sport Tourism

“Yang kami lihat, ini tidak hanya soal jalannya yang menanjak atau berkelok. Tapi ada masalah dari kendaraan dan pengemudinya juga. Kami akan dorong ada pembinaan dan pengawasan, terutama terhadap kendaraan angkut yang membawa beban berat,” tegasnya.

Langkah koordinasi dengan Dishub akan difokuskan pada peninjauan ulang rute kendaraan berat, pemasangan rambu-rambu peringatan di titik rawan, serta kemungkinan pembatasan jam operasional bagi kendaraan besar. Hal ini diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan di kawasan yang kini semakin padat akibat aktivitas pembangunan dan arus logistik.

Baca Juga:   Dorong Budaya Baca Sejak Dini, Bupati Satria Resmikan Perpustakaan Ramah Anak “LG Loves Children”

Pemerintah desa juga mengajak warga dan pelaku usaha transportasi untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan berlalu lintas, terutama dengan memastikan kondisi kendaraan laik jalan dan menaati aturan yang berlaku. Upaya ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menciptakan lalu lintas yang lebih aman dan tertib di wilayah Pecatu. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini