Mobil Pasutri Hanyut Terseret Banjir di Kerobokan: Suami Selamat, Istri Meninggal

0
201
Banjir
Kondisi banjir di Pasar Kerobokan, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, sekitar pukul 06.00 Wita, Rabu (10/9). (ist)

balibercerita.com –
Bencana banjir yang melanda Pasar Pengosari dan Pasar Kerobokan tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga merenggut korban jiwa. Sebuah mobil yang melintas di sekitar Pasar Pengosari, hanyut.

Di dalam mobil itu terdapat pasangan suami-istri. Tim gabungan melakukan pencarian sejak pagi hari. Pada akhirnya, sang suami yang diketahui bernama Jumayedi berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, tersangkut di aliran Sungai Yeh Poh.

Baca Juga:   Pencarian Korban Banjir di Mengwi Belum Membuahkan Hasil

Sementara, istrinya, Endang, sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya berhasil ditemukan. Namun, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Identitas lengkapnya yakni Endang Cahyani Ayu, (43) dan beralamat di Dusun sumurwati RT 007 RW 002, Kecamatan Sumberasih, Probolinggo.

Baca Juga:   Ketua Komisi IV DPRD Badung Gelar Sosialisasi Ranperda Penertiban Hewan Penular Rabies di Kuta

“Bu Endang, yang sudah ditemukan meninggal terseret arus hingga ke Sungai Klecung, Kerobokan Kelod,” kata Camat Kuta Utara, Putu Eka Permana.n

Menurutnya, setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke RSD Mangusada dengan menggunakan ambulance dari PMI Badung.

Selain mobil pasutri tersebut, ada satu lagi mobil yang terseret arus. Eka Permana mengatakan, banjir mulai surut sekitar pukul 08.00 Wita, setelah trotoar di depan Koperasi Tri Tunggal Tuka Cabang Kerobokan jebol. Namun jebolnya trotoar dan saluran di bawahnya ini ikut menyeret sebuah mobil yang terparkir di sana. (BC9)

Baca Juga:   Imigrasi Ngurah Rai Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing di Wilayah Kuta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini