Konsumsi Avtur di Empat Bandara Melonjak Signifikan Saat KTT G20

0
211
Avtur
Salah satu pesawat yang akan mendarat di Bandara Ngurah Rai. (BC5)

Denpasar, balibercerita.com – 

Lalu lintas pesawat kepala negara dan delegasi KTT G20 yang datang ke Bali berdampak pada meningkatnya konsumsi avtur di 4 bandara yang berada di bawah naungan Angkasa Pura I. Adapun 4 bandara dimaksud yaitu Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bandara Internasional Juanda, Bandara Internasional Pulau Lombok dan Bandara Internasional Banyuwangi. Dari keempat bandara itu, satu bandara merupakan jalur kedatangan utama via udara dan 3 bandara pendukung.

Baca Juga:   Bandara Ngurah Rai Andalkan Pergerakan Penumpang Domestik

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani menerangkan, lonjakan signifikan konsumsi avtur paling tinggi terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Bandara kebanggaan Bali ini menjadi tempat kedatangan utama pesawat peserta KTT G20. Sedangkan 3 bandara lainnya menjadi bandara pendukung, yaitu menjadi tempat parkir pesawat kepala negara KTT G20 pascamendarat di Bali. “Selama periode event G20, konsumsi avtur di 4 bandara itu secara total meningkat dari konsumsi normal,” ucapnya.

Baca Juga:   Unwar Bantu Masyarakat Terdampak Banjir dan Bersihkan Sungai di Sumerta Kelod

Dipaparkannya, konsumsi normal pada 4 bandara dimaksud, berada pada angka 1.819 KL per hari. Ketika gelaran KTT G20, konsumsi itu melonjak mencapai 2.149 KL per hari. Kenaikan terbesar terjadi di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali sebesar 29 persen, dibandingkan dengan kondisi normal harian pada masa setelah pandemi. Pada saat kondisi pandemi konsumsi avtur sekitar 300-an KL per hari, namun pada saat KTT mencapai 1000-an KL per hari.

Baca Juga:   Sepekan ke Depan, Bali Berpotensi Dikepung Cuaca Ekstrem

Sementara, pada 3 bandara pendukung lainnya, rata-rata peningkatan terjadi sebanyak 18 persen. Pada posisi kedua ditempati oleh Bandara Internasional Juanda, kemudian Bandara Internasional Pulau Lombok, dan Bandara Internasional Banyuwangi. Peningkatan tersebut, dipengaruhi oleh adanya pesawat delegasi kenegaraan. Termasuk pula di antaranya pesawat-pesawat supporting flight yang turut hadir. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini