Mangupura, balibercerita.com –
Sejak tanggal 17 Desember 2021, Posko Monitoring Angkutan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 dibuka di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai. Sejauh ini belum ada pengajuan extra flight dari maskapai, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.
Kendati demikian, ada 17 penerbangan internasional yang datang dan bertolak di Bandara Ngurah Rai. Penerbangan tersebut bukanlah penerbangan reguler, melainkan penerbangan charter kargo dan medical evacuation.
Menurut keterangan Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I, Taufan Yudhistira, dari rekapitulasi Angkasa Pura I Ngurah Rai, jumlah penerbangan kedatangan internasional ada 6 penerbangan dan 11 penerbangan untuk keberangkatan internasional. Penerbangan kedatangan internasional itu mengangkut 5 orang penumpang dan 3 orang untuk keberangkatan internasional
Pihaknya cukup bersyukur karena jumlah pergerakan penumpang domestik mulai menunjukkan peningkatan. Bahkan kondisi itu jauh melebihi prediksi, yang semula diperkirakan hanya mencapai 5-10 persen. Pada November 2021 total pergerakan penumpang mencapai 555.628 penumpang. Peningkatan terjadi pada Desember sebanyak 600.592 penumpang, terhitung dari awal bulan hingga 27 Desember.
Tren tersebut diperkirakan masih terus tumbuh, seiring dengan masa liburan tahun baru. “Ini tentu menjadi hal yang positif dan menggembirakan. Semoga tren positif ini akan membuat pariwisata Bali kembali pulih,” ungkapnya, Senin (27/12).
Dari total 600.592 penumpang yang diangkut 4.711 pesawat udara, sektor kedatangan cenderung mendominasi dibandingkan keberangkatan. Jumlahnya mencapai 310.235 penumpang yang diangkut 2.360 pesawat, berbanding 290.357 penumpang yang diangkut 2.351 pesawat. Trafik tertinggi kedatangan domestik terjadi pada tanggal 17 Desember, dengan 14.468 penumpang dan 104 pesawat udara. Sedangkan trafik keberangkatan domestik tertinggi terjadi pada tanggal 19 Desember sebanyak 16.091 penumpang dengan 104 pesawat udara.
Pihaknya berharap para kepada penumpang agar jangan lengah akan disiplin penerapan prokes. Hal itu demi faktor keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berlibur ke Bali. Pihaknya juga mengimbau agar setiap calon penumpang memperhatikan semua persyaratan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah, khususnya selama libur Nataru. Hal itu untuk mencegah perjalanan tidak terkendala dengan syarat yang diberlakukan.
“Sebelum terbang, hendaknya lengkapi dulu semua persyaratan secara detail. Kami juga harapkan penumpang terus mematuhi protokol kesehatan,” imbaunya. (BC5)

















