Jakarta, balibercerita.com –
Dalam rangka memperkuat hubungan sosial dan keberlanjutan kawasan, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) menyalurkan bantuan hewan kurban di tiga destinasi yang dikelolanya, yaitu The Nusa Dua (Bali), The Mandalika (NTB), dan The Golo Mori (NTT). Penyaluran ini tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan Idul Adha 1446 H, namun juga merupakan bentuk nyata kepedulian sosial perusahaan terhadap komunitas lokal.
Langkah ini mempertegas peran ITDC sebagai pengelola kawasan pariwisata yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga menjadikan aspek sosial sebagai prioritas utama. “Kami ingin menunjukkan bahwa keberadaan ITDC di suatu kawasan membawa manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, terutama dalam momen keagamaan dan sosial seperti Idul Adha,” ujar Ari Respati, Direktur Utama ITDC.
Untuk The Golo Mori NTT, sebanyak dua ekor sapi disalurkan kepada masyarakat sekitar melalui Imam Masjid Dusun Nggoer dan Jarak. Kawasan ini saat ini sedang dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis kelautan berkelanjutan dan MICE. Selanjutnya, di The Mandalika, NTB, ITDC menyalurkan 10 ekor sapi untuk tujuh desa penyangga serta lembaga pemerintah dan keagamaan lokal. Di Bali, kegiatan ditutup dengan penyerahan satu ekor sapi kurban di Mushola ITDC, The Nusa Dua.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan ITDC yang mencakup inklusivitas, harmoni sosial, dan keterlibatan komunitas. “Kami percaya, keberlanjutan pariwisata tidak bisa dipisahkan dari keterlibatan aktif masyarakat. Kegiatan kurban ini adalah simbol komitmen kami untuk tumbuh bersama komunitas,” tambah Ari.
Dengan konsistensi dalam membangun sinergi bersama masyarakat, ITDC menempatkan aspek sosial sebagai fondasi dalam pengembangan kawasan. Ini mencerminkan pendekatan pembangunan pariwisata yang lebih holistik, di mana kesuksesan destinasi tidak hanya diukur dari jumlah wisatawan, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat lokal. (BC5)

















