Jakarta, balibercerita.com –
Pesawat Indonesia AirAsia dengan balutan livery bertema “Labuan Bajo” kini mulai mengudara. Melalui balutan visual memukau di badan pesawat AirAsia dengan nomor registrasi PK-AZN, Labuan Bajo kini menjadi duta visual pariwisata Indonesia di udara internasional.
Peluncuran livery ini bukan sekadar strategi branding biasa. Di balik desain yang menampilkan ikon komodo, kapal phinisi, suku Manggarai, dan lanskap laut yang eksotis, terdapat pesan kuat tentang komitmen terhadap pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif berkelanjutan.
“Kami ingin dunia melihat Labuan Bajo bukan hanya sebagai tempat wisata, tapi sebagai kebanggaan Indonesia yang layak dikenal dan dikunjungi,” ujar Capt. Akhmad Sadikin, Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia AirAsia.
Dengan mengusung tagline “Connecting Labuan Bajo to The World”, AirAsia memanfaatkan kekuatan jejaring penerbangannya untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai gerbang pariwisata global. Tidak hanya lewat rute domestik dari Jakarta dan Bali, tapi juga melalui langkah signifikan AirAsia Malaysia yang akan membuka rute internasional perdana dari Kuala Lumpur ke Labuan Bajo pada September 2024.
Livery ini juga merupakan hasil kolaborasi erat antara AirAsia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan apresiasinya. “Langkah ini memperluas ruang promosi, memperkuat identitas budaya, dan mengajak dunia untuk mengenal lebih dalam keindahan Indonesia. Labuan Bajo kini bukan hanya destinasi, tapi wajah pariwisata Indonesia yang menjelajah angkasa,” ujarnya.
Hingga pertengahan 2024, Indonesia AirAsia telah menerbangkan lebih dari 294 ribu penumpang dari dan menuju Labuan Bajo. Sementara, AirAsia Malaysia mencatat lebih dari 188 ribu wisatawan asing, dengan mayoritas dari Tiongkok, Prancis, dan Jerman.
Kehadiran Labuan Bajo di berbagai forum internasional seperti KTT G20 dan KTT ASEAN ke-42 kini diperkuat dengan kehadiran fisiknya di langit, melalui livery yang menyampaikan cerita visual dan emosional tentang Indonesia kepada dunia.
Indonesia AirAsia juga menegaskan bahwa di balik desain memesona, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas. Maskapai ini telah tersertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA), menjamin standar keselamatan dan kenyamanan tertinggi dalam setiap penerbangan. (BC5)
















