
balibercerita.com –
Perumda Tirta Amertha Jati Jembrana melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) pembangunan jaringan sistem penyediaan air minum (SPAM) dengan PT Tigalapan Adam Internasional. Kerja sama dengan pihak swasta ini dalam rangka mendukung ketersediaan air bersih dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) Pelabuhan Perikanan Pengambengan.
Penandatanganan MoU dilakukan di Kantor Bupati Jembrana, Selasa (27/1). Acara disaksikan langsung Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan. Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala BPBPK Bali, Sunarjito, Sekda Jembrana, I Made Budiasa, serta kepala OPD terkait.
Bupati Kembang Hartawan menekankan bahwa keberadaan SPAM memegang peranan krusial dalam mendukung seluruh aktivitas di kawasan pelabuhan, baik di dalam zona inti maupun area penyangga. Infrastruktur air bersih dibutuhkan untuk memenuhi beragam keperluan, mulai dari kebutuhan nelayan, proses pengolahan hasil perikanan, hingga berbagai layanan pendukung lainnya.
Ia menilai, tersedianya sarana air bersih yang memadai merupakan pondasi utama agar Proyek Strategis Nasional Pelabuhan Perikanan Pengambengan dapat beroperasi secara optimal dan berkesinambungan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Komisaris PT Tigalapan Adam Internasional, Mohd. Reza Pahlevi didampingi jajaran manajemen menyampaikan harapannya agar kerja sama yang terjalin dapat berjalan sesuai perencanaan. Pihaknya optimistis kolaborasi ini mampu mendorong kemajuan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jembrana.
“Kami sangat mengapresiasi diberikan kesempatan oleh Bapak Bupati menjadikan kami mitra dalam mensukseskan PSN Pelabuhan Perikanan Pengambengan,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Perumda PDAM Tirta Amertha Jati, I Gede Puriawan menjelaskan, melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Tigalapan Adam International, diharapkan pasokan air bersih dapat mencapai kapasitas 110 liter per detik. Kerja sama dengan pihak swasta ini difokuskan pada pembangunan instalasi pengolahan air bersih yang akan melayani kebutuhan Pelabuhan Perikanan Pengambengan.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, langkah ini juga diyakini mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada sektor kelautan dan perikanan. Tidak hanya menggandeng swasta, Pemerintah Kabupaten Jembrana juga menandatangani nota kesepahaman dengan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Bali terkait pembangunan jaringan SPAM Tibutanggang.
Pada lokasi tersebut akan dibangun fasilitas pengolahan air bersih dengan kapasitas 10 liter per detik. Tujuannya, memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah Desa Penyaringan dan Mendoyo. (adv)
















