Dokar Pantai Kuta Bertahan di Tengah Sepinya Penumpang dan Modernisasi Pariwisata

0
80
Dokar Kuta
Salah satu dokar yang mangkal di Pantai Kuta. (BC5)

balibercerita.com –
Di tengah gemerlap modernisasi pariwisata Kuta, derap kaki kuda masih terdengar lembut menyusuri jalanan di sekitar kawasan Pantai Kuta. Dokar, kendaraan tradisional beroda dua yang ditarik kuda, tetap bertahan seolah menolak punah di tengah derasnya kemajuan zaman dan riuh rendah wisata modern.

Suara derap kuda berpadu dengan lonceng kecil di lehernya, menghadirkan nuansa klasik yang kontras dengan keramaian kendaraan bermotor serta dentuman musik kafe. Pemandangan ini menjadi potret harmoni antara masa lalu dan masa kini, antara tradisi dan pariwisata.

Bagi sebagian wisatawan, terutama generasi muda, menaiki dokar menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Juni Eka Pratama, pemuda asal Karangasem, menceritakan pengalamannya saat pertama kali menjajal transportasi tradisional tersebut di Kuta.
“Awalnya cuma iseng, karena penasaran. Tapi begitu duduk dan mulai jalan, rasanya seru walaupun kadang macet,” tuturnya.

Juni mengaku perjalanan singkat dari area pantai menuju Jalan Pantai Kuta meninggalkan kesan tersendiri, sebuah pengalaman langka di tengah hiruk pikuk kawasan wisata tersebut. Baginya, menaiki dokar bukan sekadar wisata nostalgia, melainkan juga bentuk apresiasi terhadap warisan budaya yang masih hidup di tengah modernisasi. “Selama masih ada yang mau naik, transportasi ini pasti bisa bertahan,” katanya.

Baca Juga:   ITDC Tawarkan Paket Nonton MotoGP di Mandalika

Namun di balik romantisme itu, para kusir dokar menghadapi realitas yang tak mudah. Sejak beberapa waktu terakhir, jumlah penumpang cenderung menurun. Meski demikian, mereka tetap bertahan dengan menggantungkan harapan pada setiap tamu yang datang demi menjaga denyut hidup transportasi tradisional di jantung pariwisata Bali.

Salah seorang kusir dokar, Samsudin (40), mengakui kondisi saat ini belum menggembirakan, terutama saat musim hujan. Ia mengaku pernah seharian tidak mendapatkan satupun penumpang meski sudah mangkal sejak siang hingga malam. Kendati demikian, Samsudin tetap memilih turun mangkal setiap hari. Ia berharap kondisi sepi tidak berlangsung lama dan kunjungan wisatawan ke Pantai Kuta kembali meningkat. “Walaupun sepi, saya tetap berangkat. Mudah-mudahan ke depan tamunya makin ramai,” ucapnya.

Baca Juga:   Bandara Ngurah Rai Beroperasi 24 Jam Sehari Selama Periode Nataru

Hal senada disampaikan Afandi (54), kusir dokar lainnya. Dalam kondisi sepi, Afandi mengaku paling minimal hanya bisa mengangkut penumpang satu hingga dua kali dalam sehari. “Kalau lagi sepi, paling dua kali dapat ngangkut. Kadang malah cuma sekali, tergantung rezeki,” ucap pria yang telah 31 tahun menekuni profesi kusir dokar tersebut.

Aktivitas dokar wisata di Pantai Kuta umumnya dimulai pada sore hari. Afandi biasanya mulai mangkal sekitar pukul 16.00 Wita hingga 22.00 Wita. Pada pagi hari, beberapa kusir juga terlihat mangkal, meski dengan intensitas yang lebih rendah. Lokasi mangkal berada di sepanjang Jalan Pantai Kuta hingga Jalan Kartika Plaza, khusus melayani wisatawan.

Baca Juga:   Slank Ungkapkan Ingin Kembali Manggung di Bali

Dalam kondisi ramai, seorang kusir dapat mengangkut penumpang hingga empat kali dalam sehari. Rute yang ditawarkan relatif sama, yakni dari kawasan Pantai Kuta menuju Legian, kemudian kembali ke titik awal. Tidak ada patokan baku terkait tarif karena harga ditentukan melalui proses tawar-menawar dengan penumpang. Untuk satu kali keliling, tarif rata-rata berkisar Rp200 ribu, namun tetap menyesuaikan.

“Kalau tamu lokal biasanya lebih murah, sekitar Rp150 ribu. Kalau tamu asing biasanya dinaikkan sedikit, tapi tetap tergantung kesepakatan. Bahkan kalau ada yang minta Rp100 ribu, tetap kita layani,” sambungnya.

Di tengah upaya mencari penumpang, Afandi juga menaruh perhatian pada kondisi kudanya. Ia mengaku tidak pernah memaksakan kuda untuk terus beroperasi. “Kita juga harus tahu kekuatan kuda. Kuda itu selalu ikut kita, jadi kita harus punya rasa kasihan. Tidak bisa dipaksa terus,” ucapnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini