Mangupura, balibercerita.com –
Pemerintah Kabupaten Badung telah meluncurkan program bimbingan belajar (bimbel) bahasa Inggris gratis kepada masyarakat. Program besutan Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta ini pun mendapatkan apresiasi dari kalangan DPRD Badung. Program ini dinilai dapat meningkatkan mutu dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di tingkat global.
Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana mengatakan, program ini adalah janji politik dari Bupati dan Wakil Bupati Badung. Dirinya sangat mengapresiasi lantaran di tahun pertama Adi Cipta menjabat telah dilaksanakan. “Ini juga sebagai wujud dari perhatian dari bupati dan wakil bupati dengan mengembangkan sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Badung,” ujar Graha Wicaksana, Rabu (21/5).
Pihaknya pun berharap, program ini dapat menambah mutu dari SDM yang ada di Gumi Keris, utamanya dalam menghadapi persaingan global. Untuk lebih memantapkan program ini, politisi asal Kuta ini mengusulkan pemerintah bekerja sama dengan bimbel-bimbel swasta. Tentunya dengan melibatkan praktisi yang berkompeten dalam bahasa Inggris.
“Keterlibatan mereka apakah dari CSR atau bakti sosialnya. Kami berharap ini dapat menambah kekuatan dalam mendidik generasi muda,” paparnya.
Graha Wicaksana menambahkan, ke depannya bimbel gratis ini dapat dilembagakan. Ia mencontohkan, dapat menambahkan satu pelajaran tambahan, yakni bahasa Mandarin. Sebab, seiring berjalannya waktu, bahasa Mandarin dinilai juga perlu dipelajari.
“Sehingga tidak menutup kemungkinan menjadi multi language. Sehingga jika bekerja di Bali atau dikirim ke luar negeri, ini bisa untuk mempersiapkan (SDM),” ungkapnya.
Namun untuk saat ini dirinya mengakui bahwa program bimbel bahasa Inggris ini telah mampu mempersiapkan SDM yang mumpuni. Sebab baginya investasi yang termahal dan termudah dilakukan yakni pembentukan SDM. Ia mencontohkan di Singapura.
“Mereka investasinya di SDM dulu karena bahasa mereka menggunakan Inggris sehari-hari. Sehingga mereka berkembang dengan caranya sendiri. Bahkan Singapura menjadi ekonomi yang masuk dalam lima besar di dunia,” pungkasnya. (BC10)

















