
balibercerita.com –
Tim Futsal Kabupaten Badung gagal meraih emas setelah kalah 9-12 di partai final melawan Tim Futsal Kota Denpasar di cabang olahraga Futsal pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI/2025, di GOR Lila Bhuana Denpasar, Selasa (2/9).
Pertandingan yang disaksikan langsung Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dan Sekretaris Umum KONI Badung itu berlangsung seru sejak menit pertama. Kedua tim saling mencetak gol sehingga skor berakhir imbang 5-5 di babak pertama.
Memasuki babak kedua, tim Denpasar tampil lebih percaya diri dan lebih menekan Tim Badung dan tambahan tujuh gol mampu diraih Denpasar. Sementara, Badung hanya mampu menambah empat gol.
Kemenangan ini tidak lepas dari motivasi tinggi para pemain Denpasar untuk membalas kekalahan dua tahun lalu di ajang yang sama. “Kami main di rumah sendiri, tapi anak-anak tidak terbebani. Justru mereka punya motivasi besar untuk mengalahkan Badung, karena dua tahun lalu kita kalah di kandang sendiri,” ujar pelatih futsal Denpasar, Alit Mertanadi
Sempat kehilangan fokus, Denpasar mengubah strategi permainan dan menjadi kunci mengunci kemenangan. “Kami sempat kehilangan fokus, tapi mental anak-anak luar biasa. Kami ubah serangan setelah membaca pola permainan Badung yang selalu bermain di flank. Rotasi itu bisa kami antisipasi dengan baik,” jelasnya.
Di sisi lain, pelatih Badung, Chris Natalino mengungkapkan alasan timnya kalah karena mayoritas dihuni pemain muda dan masih minim pengalaman di laga besar. “Pengalaman bertandingnya memang kurang. Semua kabupaten punya pengalaman yang sama, tapi di pertandingan besar tergantung siapa yang lebih siap secara mental. Denpasar luar biasa, mental fight kami ada, tapi mereka lebih siap di final ini,” kata Chris.
Dengan hasil ini, Denpasar berhak atas medali emas, Badung harus puas dengan medali perak, sementara medali perunggu diraih Kabupaten Tabanan yang mengalahkan Jembrana dengan skor 6-4 pada perebutan tempat ketiga. (BC13)


















