balibercerita.com –
Hingga saat ini belum ditemukan kasus virus Nipah di Kabupaten Tabanan. Meski demikian, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi menyatakan, Pemkab Tabanan tetap melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi penyebaran virus tersebut.
“Sampai saat ini belum ada warga Tabanan yang terkonfirmasi terpapar virus Nipah. Situasi masih aman, namun kewaspadaan tetap kami tingkatkan,” tegas Surya Wira Andi, Selasa (3/2).
Dia mengatakan, Dinas Kesehatan Tabanan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi penyakit menular tersebut. “Kita terus koordinasi lintas sektor untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.
Disebutkan, virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia, terutama melalui kontak dengan hewan terinfeksi seperti kelelawar pemakan buah dan babi. Penularan juga dapat terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta kontak langsung antar manusia melalui cairan tubuh.
Untuk itu dia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Masyarakat diminta rutin mencuci tangan dengan sabun, menghindari kontak langsung dengan hewan berisiko, tidak mengonsumsi makanan yang diduga terkontaminasi, serta memastikan makanan dan minuman diolah dengan bersih dan matang.
“Jika mengalami gejala demam disertai gangguan pernapasan atau keluhan lain yang mencurigakan, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi isu virus Nipah. “Kewaspadaan harus diimbangi dengan sikap bijak dalam menerima informasi,” tegasnya.
Selaku kepala daerah, dia memastikan akan terus menyampaikan informasi resmi dan akurat kepada masyarakat, sekaligus mengimbau agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (BC13)


















