Angkringan Okay Jaenne Sasar Event to Event

Angkringan
Produk susu kedelai dan kacang hijau di stand angkringan Okay Jaenne. (ist)

Denpasar, balibercerita.com – 

Bermula dari berjualan minuman susu sari kedelai dan kacang hijau kemasan yang dipasarkan secara online, dua pemuda sejawat bernama Oka dan Loka mencoba lebih serius merambah dunia wirausaha. Menyasar event ke event, mereka menawarkan konsep angkringan yang diberi nama Okay Jaenne. Karena masih tergolong pemula, aneka makanan dan minuman yang disajikan masih tergolong sederhana, namun relatif familiar di lidah masyarakat. 

Salah satu pendiri Okay Jaenne, Oka Yudiantara menerangkan, usaha angkringan yang digeluti bersama temannya itu memang masih tergolong pemula. Karena itu event menjadi sasaran pihaknya membuka lapak, sekaligus untuk lebih memperkenalkan angkringannya kepada masyarakat. Ia berharap ke depan usahanya itu dapat lebih beekembang, sehingga nantinya memiliki tempat tersendiri dan diminati masyarakat. 

Baca Juga:   Jenazah Kakek Toka Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon Bakau

“Kalau sekarang kita buka stand dulu dari event ke event. Bisa dibilang tes marketlah. Kebetulan saat ini ada event Pesta Rakyat Simpedes dari BRI, kita coba ikut meramaikan. Apalagi standnya gratis,” ungkapnya ditemui di stand usahanya di kawasan Pantai Mertasari, Sanur.

Bisa dibilang, event semacam itu menjadi sasaran pihaknya untuk ikut mendirikan stand berjualan. Adapun makanan yang dijual berupa sosis bakar, kentang goreng balado, barbeque, nugget goreng sambel manis, nugget goreng goreng balado/barbeque, dan pisang cokelat lumer. Sedangkan minuman yang ditawarkan berupa melon squash, orange squash, es teh, dan es jeruk peras. 

Baca Juga:   Wagub Cok Ace Sebut Transaksi Digital Bukan Hanya untuk Pengusaha Besar

Harga yang ditawarkan masing-masing menu tergolong murah, yaitu dari Rp8 ribu sampai Rp15 ribu. Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk memasarkan produk unggulannya, yaitu susu kemasan sari kacang hijau dan kacang kedelai.

Diakuinya, unit usaha angkringan itu sebenarnya memiliki persiapan terbatas. Selama 3 hari berjualan, pihaknya mengaku mendapatkan omset sekitar Rp1 jutaan. Karena itu, market event to event diakuinya akan coba digarap lebih serius, melihat antusias pengunjung. 

Di sisi lain, minat pembeli terhadap produk minuman susu dalam kemasan yang dijual juga menunjukkan perkembangan, walaupun belum signifikan. Menggunakan sistem penjualan online, minuman susu sari kacang ijo dan kedelai ini semakin diminati. 

Baca Juga:   Binda Bali Tuntaskan Pemberian 8.000 Dosis Vaksin

Berkecimpung dari Oktober 2022, produksi minuman susu kemasan itu sekitar 30 hingga 50 botol per hari. “Sebenarnya usaha minuman susu sari kacang hijau dan kedelai ini berawal dari iseng. Setiap saya beli, rasanya biasa saja. Jadi saya coba kombinasikan ini dengan berbagai rasa dan dikemas lebih menarik. Ternyata ini menjadi peluang dan membuat semakin tertarik terjun mencoba berwirausaha,” imbuhnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini