Abrasi Pantai Kuta Kian Mengkhawatirkan

0
314
Pedagang Di Pantai Kuta (BC5)
Pedagang Di Pantai Kuta (BC5)

Mangupura, balibercerita.com –

Gelombang pasang yang menggempur wilayah pesisir selatan Bali membuat abrasi di Pantai Kuta kian mengkhawatirkan. Dari pantauan, Selasa (7/12), air laut semakin mendekati daratan.

Pedagang setempat bahkan memperkirakan telah terjadi pengikisan pantai sepanjang 2 meter hanya dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini tentu sangat mencemaskan sekaligus merugikan masyarakat.

Bagaimana tidak, lokasi penempatan long chair yang dulunya relatif masih jauh dengan ombak, kini menjadi berhadapan langsung. Selain mengikis daratan, abrasi juga membuat banyak pohon perindang tumbang. Saat ini hanya terlihat beberapa pohon yang akarnya muncul ke permukaan akibat tersapu ombak. Kondisi itu tentu membuat daratan menjadi terlihat sesak dengan kondisi pedagang yang lebih mundur.

Baca Juga:   Hujan Deras Picu Air Bah, Remaja 14 Tahun Hanyut di Sungai Abiansemal

Terkait hal ini, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Pantai Kuta diakuinya akan ditata menggunakan dana PEN dari pemerintah pusat. Ia berharap hal itu bisa segera dilakukan, sehingga kenyamanan wilayah bisa tetap terjaga.

Baca Juga:   Cuaca Bali Berpotensi Ekstrem, BMKG Tekankan Pentingnya Mitigasi dan Kesiapsiagaan Warga

Rencana penataan tersebut nantinya akan dikolaborasikan dengan penataan dari BWS Bali Penida. Ketika BWS Bali Penida melakukan penataan dengan penambahan pasir dan penataan sempadan pantai, pihaknya akan melanjutkannya dengan melengkapi fasilitas yang ada. Seperti pembuatan rest area yang memadai, menambah toilet bertaraf internasional dan penataan kawasan melasti.

Baca Juga:   Wabup Suiasa Pimpin Rapat Koordinasi MCP Badung Triwulan II Tahun 2024

“Ini kita lakukan agar Kuta tidak ditinggalkan wisatawan. Sebab ada hal yang baru di Pantai Kuta,” ungkapnya sembari menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi untuk melakukan penanganan abrasi dalam jangka pendek. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini